Breaking News:

Pelantikan Wali Kota Solo Gibran

Pesan FX Rudy untuk Wali Kota Gibran, Sebut Ada Tugas yang Belum Ia Tuntaskan, Terkait 'Wong Cilik'

Rudy mengatakan masih ada sejumlah tugas yang belum bisa ia selesaikan selama menjadi Wali Kota Solo. 

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com
KOLASE FOTO : Wali Kota Solo Terpilih, Gibran Rakabuming Raka tengah melambaikan tangan (kiri), dan Fx Hadi Rudyatmo saat mengikuti kirab di jalan (kanan). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - FX Hadi Rudyatmo meyakini Gibran Rakabuming Raka yang dilantik sebagai Wali Kota Solo hari ini akan bekerja lebih baik daripada dirinya.

Keyakinan tersebut lantaran putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut berusia lebih muda dibanding dirinya. 

Baca juga: Cerita Emak-emak Relawan Gibran Datang Acara Pelantikan Wali Kota Solo, Senang Meski Tak Boleh Masuk

Baca juga: Pilihan Busana Selvi Ananda di Pelantikan Gibran Curi Perhatian : Pakai Kebaya Jawa, Merah Menyala!

"Wali Kota lebih muda, lebih energik, lebih gesit, lebih baik daripada saya dan Pak Purnomo," kata Rudy, Jumat (26/2/2021).

FX Hadi Rudyatmo dan Elisabeth Endang Prasetyaningsih tiba di Grha Paripurna Kantor DPRD Kota Solo, Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jumat (26/2/2021). Mereka memakai pakaian warna senada hitam.
FX Hadi Rudyatmo dan Elisabeth Endang Prasetyaningsih tiba di Grha Paripurna Kantor DPRD Kota Solo, Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jumat (26/2/2021). Mereka memakai pakaian warna senada hitam. (TribunSolo.com/Adi Surya Samodra)

Rudy mengatakan masih ada sejumlah tugas yang belum bisa ia selesaikan selama menjadi Wali Kota Solo

Termasuk berkaitan dengan penyelesaian penahanan ijazah yang menimpa kaum kecil, lemah, miskin, dan tersingkir (KLMT) lantaran mereka tidak bisa membayar.

"Yang paling belum selesai terkait KLMT, masih ada ijazah yang ditahan di sekolah. Itu masih banyak," ucap Rudy. 

Mereka bahkan ada yang menunggak bayar selama tiga tahun hingga nominalnya mencapai lebih dari Rp 5 juta. 

"Banyak ada yang Rp 7 juta. Ada yang nunggak selama 3 tahun tidak bayar," ujar dia. 

"Dengan kemampuan saya, dengan lobi-lobi yang dilakukan ada yang mendapat keringanan," tambahnya. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved