Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Pasca Ditinjau Gibran dan Menhub,Peletakan Batu Pertama Jalan Layang Joglo Solo Diputuskan Juli 2021

Pendataan lahan dan hunian terdampak pembangunan proyek rel elevasi atau rel layang Palang Joglo Solo mulai dilakukan.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Adi Surya
Rombongan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka meninjau perlintasan kereta api di simpang tujuh Palang Joglo, Minggu (28/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pendataan lahan dan hunian terdampak pembangunan proyek rel elevasi atau rel layang Palang Joglo Solo mulai dilakukan.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan lahan terdampak pembangunan proyek tersebut diproyeksi lebih dari 15 ribu meter persegi.

"Lahan yang kena yang harus ditertibkan kalau ndak salah tadi 19 ribu meter," kata Gibran kepada TribunSolo.com, Kamis (4/3/2021).

"Ini para Camat dan Lurah langsung kita gerakan semua," tambahnya.

Baca juga: Bagai Kena Petir di Siang Bolong, Warga Pasrah Tergusur Rel Layang Joglo Solo : Saya Pulang ke Desa

Baca juga: Ratusan Rumah di 4 Kelurahan Bakal Digusur, Jelang Proyek Prestisius Rel Layang Joglo Solo

Itu supaya target waktu pengerjaan yang ditetapkan Kementerian Perhubungan tercapai.

Terlebih, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menargetkan prosesi peletakan batu pertama pada Juli 2021.

"Langsung gerak semua biar tadi targetnya pak Budi Karya juli groundbreaking," ucap Gibran.

"Ini juga masih koordinasi terus dengan balai perhubungan sama KAI," tambahnya.

Koordinasi tersebut termasuk masalah pembebasan lahan di sepanjang kawasan terdampak pembangunan proyek rel layang Palang Joglo.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved