Berita Sukoharjo Terbaru
Antisipasi Teror di Sukoharjo, Polisi Sterilisasi Gereja, Pakai 3 Teknik Ini
Jajaran Polres Sukoharjo dan Kodim 0726/Sukoharjo melakukan sterilisasi Gereja yang ada di Kabupaten Sukoharjo, Minggu (28/3/2021).
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Jajaran Polres Sukoharjo dan Kodim 0726/Sukoharjo melakukan sterilisasi Gereja yang ada di Kabupaten Sukoharjo, Minggu (28/3/2021).
Sterilisasi dilakukan seusai adanya bom meledak di Gereja Katedral Makassar pagi tadi.
Empat Gereja yang berada di Kecamatan Sukoharjo dan Grogol dilakulan sterilisasi dari Polres dan Kodim.
Baca juga: Polisi Pastikan Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Dua Orang, 1 Jenazah Hancur Parah
Baca juga: Daftar Nama Korban Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar yang Dirawat di RS, 8 Orang Perempuan
Menurut Kaur Bin Ops (KBO) Sat Sabhara Polres Sukoharjo, Iptu Sri Haryanto, empat Gereja itu adalah Gereja Kristen Jawa (GKJ) Sukoharjo dan Gereja katolik Hati Kudus Yesus Sukoharjo, Gereja Paroki Kristus Raja, dan GBI Emunah Solo Baru.
"Untuk Gereja yang lain, dilakukan pengamanan oleh Polsek setempat. Namun jika dari Polsek membutuhkan bantuan tambahan personil, kami dari Polres sudah siap," kata dia.
Nampak sterilisasi ini yang dilakukan pihak kepolisian ini menggunakan tiga teknik.
Teknik pertama menyisir area Gereja dengan menggunakan metal detektor untuk mendeteksi logam. Sehingga benda berbahaya yang dari logam, bisa teridentifikasi.
Baca juga: Bom di Gereja Katedral Makassar, Pengamat : Pelaku Manfaatkan Momen, Sebar Ketakutan Jelang Paskah
Teknik kedua penyisiran dengan menggunakan bantuan anjing pelacak, untuk mendeteksi benda-benda yang mencurigakan yang ada dibagian luar gereja.
Dan teknik terakhir adalah visual atau pengamatan yang dilakukan dengan indra penglihatan.
"Untuk kegiatan ini, pada intinya kami mengantisipasi agar kejadian seperti di Gereja Katedral Makassar tidak terjadi di Kabupaten Sukoharjo," jelasnya.
Dalam kegiatan itu, pihak kepolisian juga melakulan imbauan kepada pengurus dan keamanan Gereja agar lebih berhati-hati dan waspada.
Bila ada orang dengan gerak-gerik mencurigakan, diharapkan pihak Gereja langsung melaporkan ke Pihak Kepolisian.
"Selama kegiatan sterilisasi ini, pantauan dialogis dan situasi Kamtibmas terwujud," tandasnya.
Antisipasi juga dilakukan Polresta Solo, Polisi Solo melakukan antisipasi seusai adanya aksi bom bunuh diri di pintu gerbang Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021) pukul 10.20 WITA.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/antisipasi-teror-di-sukoharjo.jpg)