Innalillahi, Mbah Cublak Ibunda Pendiri Sop Iga Bu Samino Meninggal Dunia di usia 97 Tahun
Innalillahi, Mbah Cublak Ibunda Pendiri Sop Iga Bu Samino Meninggal Dunia, Dimakamkan di Wonogiri
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Aji Bramastra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ibu pendiri rumah makan Sop Buntut Ibu Samino Senayan, Kasiyem binti Karsodikromo atau Mbah Cublak meninggal dunia, Selasa (6/4/2021).
Ia tutup usia di umurnya yang hampir berumur satu abad, yakni 97 tahun.
Mbah Cublak menghembuskan napas terakhirnya seusai berjuang melawan penyakit yang dideritanya.
Cucu Mbah Cublak, Joko mengungkapkan neneknya tersebut sempat dirawat di rumah sakit selama sepekan sebelum meninggal.
Baca juga: Kuliner Ayam Lodho Khas Tulungagung di Sukoharjo : Awet, Dapat Disimpan Hingga Seminggu
Baca juga: Kebaikan Sri Wahyuni di Sragen : Jual Soto Sangat Murah Rp 1.000, Bahkan Setiap Jumat Gratis
"Meninggal dunia siang tadi pukul 12.30 WIB. Sempat dirawat di rumah sakit kurang lebih 1 minggu," ungkap dia, kepada TribunSolo.com.
"Sakitnya sakit tua," tambahnya.
Cublak meninggalkan sejumlah anak dan puluhan cucu tercinta.
"Mendiang meninggalkan dua orang anak, perempuan dan laki-laki," tutur dia.
"Dan beberapa cucu, cucunya kurang lebih 25 orang," tambahnya.
Bu Samino menjadi salah satu lini kuliner Iga Bakar dan Sop Iga populer di Jakarta.
Uniknya, meski berasal dari Wonogiri, tapi nama Bu Samino justru melambung di Jakarta.
Di jakarta, cabangnya cukup banyak, ada sekitar 8 outlet.
Kalau cabang di Pesanggrahan posisinya bersebelahan dengan restoran Go Wagyu.
Ibu Samino sudah mendirikan RM Sop Buntut ini sejak tahun 1973, awalnya di Bendungan Hilir, hingga terbentuklah beberapa cabang di Pakubuwono, Senayan, BSD City, dan 7 cabang lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-puluhan-karyawan-dan-karyawati-rumah-sop-buntut.jpg)