Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

Tega Bunuh Cucu, Kakek di Karanganyar Mengaku Dipukul Kayu saat Tidur: Minta Maaf di Depan Polisi

Kejadian sadis terjadi di Desa Tuban, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Senin (12/4/2021) sekira pukul 07.20 WIB. 

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Ryantono Puji Santoso
KOMPAS.COM
Ilustrasi pembunuhan 

HA membawa sebuah kayu jati ukir panjang 45 sentimeter. 

Tanpa banyak kata, HA langsung memukul kakeknya menggunakan kayu berkali-kali. 

S yang sudah renta itu mengalami luka dibagian kepalanya.

Namun, S berusaha menghindar dan tidak membalas. 

Setelah puas memukuli kakeknya, HA pergi ke kamar ibunya yang bersebelahan dengan kamar S.

S kemudian hilang kesabaran.

Ia kemudian pergi mengambil cangkul di ruang tengah. 

S kemudian langsung menghantamkan cangkul ke arah kepala cucunya itu.

HA mengalami luka parah di bagian dahi dan wajah. 

Keluarga sempat membawa korban ke RSUD Ngipang Kota Solo. 

Namun, nyawa HA tak tertolong.

Ia dinyatakan meninggal dunia pukul 08.55 WIB setelah mendapat perawatan. 

"Tersangka sudah diamankan dan sampai sekarang masih dilaksanakan pemeriksaan terhadap saksi," kata Riyanto. 

Sejumlah barang bukti juga sudah diamankan, diantaranya cangkul, balok kayu, beberapa potong pakaian korban dan pelaku.

Polisi memeriksa tempat kejadian perkara peristiwa pembunuhan yang dilakukan S terhadap cucunya, HA, di Desa Tuban, Gondangrejo, Karanganyar.
Polisi memeriksa tempat kejadian perkara peristiwa pembunuhan yang dilakukan S terhadap cucunya, HA, di Desa Tuban, Gondangrejo, Karanganyar. (TribunSolo.com/Adi Surya Samodra)

Diduga Masalah Keluarga

Pembunuhan sadis yang dilakukan kakek, S (68) terhadap cucunya, HA (17) sempat menggegerkan warga Desa Tuban, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.

Namun, warga setempat tidak tahu menahu kronologi pasti kejadian sadis tersebut.

Tak terkecuali, Ketua RT setempat, Darmadi.

"Belum tahu kronologi kejadian, saya kurang tahu," akunya, Senin (12/4/2021).

Darmadi mengungkapkan sepengetahuannya, pelaku mencoba membela diri atas tindakan yang dilakukan korban.

Korban diduga sempat memukul pelaku dengan menggunakan balok kayu ukir jati 45 sentimeter saat dirinya tertidur pulas.

"Mbah Mardi ketika saya tanya itu sebagai bentuk membela diri. Kemudian terjadi perkelahian," ujarnya.

Darmadi menduga kejadian sadis tersebut diduga disulut masalah internal keluarga.

"(Diduga) karena masalah keluarga," ucapnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved