Berita Solo Terbaru
Viral di Medsos, Gibran Blak-blakan Sopir BST Ugal-ugalan Sudah Minta Maaf dan Buat Surat Pernyataan
Sopir bus BST, kata Gibran juga sudah meminta maaf dan membuat surat pernyataan untul tidak mengulanginya.
Penulis: Azfar Muhammad | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Azhfar Muhammad Robbani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka blak-blakan membuka soal kasus sopir BST yang diperingatkan karena ugal-ugalan.
Sopir bus BST, kata Gibran juga sudah meminta maaf dan membuat surat pernyataan untul tidak mengulanginya.
“Sudah kita tegur, sudah ada pernyataan dan permohonan maaf juga dari pengemudi,” ujar Gibran kepada TribunSolo.com Rabu (14/4/2021).
“Sudah Nanti kami evaluasi lagi,” tambahnya menekankan.
Disamping itu, Gibran mengaku dirinya aktif memantau akun-akun di media sosial dan menghimpunya untuk di evaluasi.
Baca juga: Kisah Misbahul Arifin, Meski Tunanetra Bisa Hafiz Alquran, Kini Jadi Koordinator Takmir Masjid UNS
Baca juga: Solo Dibanjiri Tokoh Sejak Dipimpin Putra Sulung Jokowi, Pengamat Politik UNS Ibaratkan Gibran Madu
“Ya nanti akan saya ulas, ada yang ngeluh di media sosial, ada yang langsung wa ke saya, itu semuanya menyumbang kan unek unek untuk kota Solo,” ujarnya.
Gibran sampaikan hal tersebut menjadi acuan Gibran untuk perbaikan dan membuat kota Solo lebih baik lagi.
“Saya senang dikirimi foto bis ugal ugalan atau aspal rusak, drainase mampet,” katanya.
“Silahkan laporkan dalam bentuk apapun kami akan tangani secara langsung, nanti ada bagiannya,” tambahnya.
Ia sampaikan perumpamaan laporan yang sedang ramai ia terima langsung diatasi dengan sigap.
“Misal bendera yang dipasang di aspal bolong di Joko Tingkir. Kami langsung bergerak cepat dan jalan yang bolong langsung diaspal,” tandasnya.
Viral di Medsos
Detik-detik jepretan foto yang menggambarkan Batik Solo Trans (BST) ugal-ugalan di luar jalur semestinya viral di medsos.
Bahkan kiriman warganet yang diunggah oleh akun @visitsurakarta memperlihatjan bus BST tampak memasuki jalur dari arah berlawanan.
Akibat ulah pengemudi bus tersebut, sebuah mobil terpaksa keluar dari badan jalan untuk memberi jalan bus BST.
Terlebih caption foto tersebut 'Waduuww sumpek dalane-Ngarep SMK Sahid'.
Tenyata unggahan itu pun dikomentari Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming melalui akun instagram resminya.
"Mohon maaf. Akan kami tindak tegas," tulis Gibran.
Baca juga: Wali Kota Solo Bertemu dengan Anindya Bakrie Bahas Pengembangan SMK, Gibran: Alatnya Sudah Jadul
Baca juga: Viral Honda Astrea Ditinggal Pemiliknya di Klaten : Masih Mulus, Biasanya Diincar Kolektor Motor
Lantas apakah yang terjadi?
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo Hari Prihatno menerangkan, bahwa pihak Dishub telah menegur pihak BST.
Ia sampaikan pengemudi dari bus tersebut telah mendapat Surat Peringatan (SP) dari manajemen PT Batik Solo Trans.
"Kami tegur dan memberikan peringatan keras, bila mengulangi lagi bisa sampai pada putusan hubungan kerja (PHK),” ujar Hari kepada TribunSolo.com, Rabu (14/4/2021).
Menurutnya kejadian tersebut dilakukan oleh seorang driver BST yang nekat masuk jalur bebeda arah di kawasan depan SMK Sahid, Jalan Yosodipuro, Senin (12/4/2021).
“Alasanya mungkin dulu di tempat kerja sebelumnya bekerja tidak menggunakan SOP kemudian sekarang harusnya pakai SOP,” paparnya.
"Kan BST juga tidak dikejar setoran, ada regulasi dan aturan yang harus dikendalikan tentu bisa memberikan kenyamanan serta keselamatan di jalan,” tambahnya.
Hari mengungkapkan, BST adalah ranah Dirjen Kementerian Perhubungan sehingga sudah ada manajemen yang memonitor dan mengevaluasi.
Namun ia sampaikan, jika laporan dari masyarakat yang ke Dishub pihaknya akan segera ditindak lanjuti.
“Ya nanti akan kami koordinasikan bersama pihak-pihak terkait, kami akan lakukan pembinaan kepada seluruh pengemudi,” ujarnya.
Baca juga: Anindya Bakrie ke Solo Ada Hubungannya dengan Pencalonan Ketum Kadin? Gibran : Saya Ini Siapa?
Baca juga: Ahok Datang ke Solo Temui Gibran, Ada Sinyal Bantu Pembangunan Masjid Sriwedari?
Meskipun demikian ia sampaikan, kedepan jika kejadian - kejadian seperti ini terulang.
Pihak manajemen BST harus menekankan kepada seluruh driver untuk tidak meresahkan warga kota Solo.
"Mau macet atau antre semua itu harus taat lalu lintas dan tertib jangan sampai terjadi kecelakaan,” harap dia. (*)