Berita Solo Terbaru

Pengusaha Solo Ini Hanya Modal Limbah Perca Batik, Sulap Jadi Sandal Batik Seharga Rp 75 Ribu

Di tangan orang kreatif, bahan tak bernilai bisa diubah menjadi barang yang berharga tinggi. Seperti yang dilakukan warga Solo bernama Dinar Esti.

Tayang:
Penulis: Azfar Muhammad | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Azhfar Muhammad Robbani
Pelatihan membuat sandal dari perca batik yang dilakukan ibu-ibu pengunjung pameran UMKM di Loji Gandrung. 

Kompleks rumah dinas Wali Kota Solo Loji Gandrung bakal disulap menjadi lokasi jualan takjil. 

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menyampaikan para penjual takjil merupakan perwakilan tiap kecamatan. 

"Teras depan Loji Gandrung (rencananya) boleh untuk lokasi jualan takjil. Dari halaman parkir depan sampai lokasi buat nunggu tamu," kata Gibran, Jumat (16/4/2021).

Baca juga: Tiap Ramadan, Pembeli Rela Antre Demi Beli Takjil Kroket di Manahan ini, Sudah Jualan 25 Tahun

Baca juga: Gibran Tegaskan Loji Gandrung Tetap Bisa untuk Berekreasi dan Foto, Tidak Ada Perubahan

"Ini masih koordinasi dengan lurah dan camat. Mereka dapat kesempatan untuk jualan takjil," tambahnya. 

Rencananya, Loji Gandrung untuk lokasi jualan takjil akan dibuka tiap akhir pekan yakni tiap hari Sabtu dan Minggu.

Waktu bukanya akan menyesuaikam ketentuan yang diatur dalam Surat Edaran Wali Kota Solo tentang perpanjangan PPKM. 

Gibran mengatakan, nanti akan ada beberapa tenda yang bisa dimanfaatkan. Itu dikhususkan untuk UMKM tingkat kelurahan dan kecamatan. 

Baca juga: Tiap Ramadan, Pembeli Rela Antre Demi Beli Takjil Kroket di Manahan ini, Sudah Jualan 25 Tahun

"Ini untuk pemulihan ekonomi," katanya.

Guna meminimalisir kerumunan, Gibran menegaskan protokol kesehatan tetap dijalankan secara ketat. 

"(Jumlah yang masuk) nanti kita batasi. Tenang saja. Kalau ramai, nanti dibikin sampai lebaran," ucapnya.

Bisa untuk Rekreasi

Gibran Rakabuming Raka kini telah menempati rumah dinas Wali Kota Solo, Loji Gandrung seusai dilantik di Grha Paripurna DPRD Kota Solo.

Dengan ditempatinya Loji Gandrung, apakah ada perubahan aturan di kawasan tersebut?

Mengingat, bangunan cagar budaya tersebut sering dimanfaatkan masyarakat untuk berekreasi, termasuk saat akhir pekan.

Baca juga: Gibran & Selvi Boyongan ke Rumah Dinas Wali Kota Solo di Loji Gandrung, Jan Ethes & La Lembah Ikut?

Baca juga: Mesranya Purnomo-Teguh di Jamuan Perayaan Natal di Loji Gandrung

Mereka biasanya bisa menikmati air mancur Loji Gandrung dan berswa foto ria.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved