Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Sragen Terbaru

Kisah Kegigihan Sertu Bambang Awak Kapal KRI Nanggala : Sebelum di TNI AL, Pernah Daftar AU dan AD

Di balik sosok Sertu Bambang Prianto, ada semangat kegigihan yang membara sejak muda.

Penulis: Fristin Intan Sulistyowati | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Rahmat Jiwandono/Kompas.com
Foto Sosok Sertu Bambang prajurit TNI AL warga asli Kampung Ngadirejo RT 30 RW 42, Kelurahan Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen dan penampakan KRI Nanggala-402 berlayar mendekati dermaga Indah Kiat di Kota Cilegon, Banten. 

Keluarga Sertu Bambang Prianto (40) menggelar doa bersama di rumah orang tuanya di Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen.

Pantauan TribunSolo.com, doa bersama dilakukan Jumat (23/4/2021) pada pukul 16.30 WIB.

Adapun yang ikut mendoakan adalah tetangga sekitar berjumlah 15 sampai 20 orang.

"Kami gelar doa bersama supaya ada keajaiban dan semua bisa ditemukan dalam keadaan selamat," tutur kakak kandung Bambang, Sri Rahayu.

Baca juga: Oksigen KRI Nanggala-402 Kian Menipis, Tim Pencari Sempat Deteksi Pergerakan 2,5 Knots lalu Hilang

Baca juga: Sosok Sertu Bambang Prianto di Mata Tetangga Sragen: Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul

Ia optimistis adiknya bisa berkumpul lagi dengan keluarganya di Sragen.

"Tetap optimistis ada kabar baik tentang adik saya. Jadi kami bisa kumpul lagi," katanya.

3. Tentara Adalah Jiwanya

Perjuangan Sertu Bambang Prianto menjadi seorang tentara ternyata tidak mudah. 

Dia tidak langsung diterima saat mendaftar, karena tiga kali mengikuti ujian baru diterima.

Sosok Sertu Bambang Prianto anggota TNI Angkatan Laut (AL) di mata keluarga adalah orang yang keras.

"Tapi kerasnya untuk kebaikan," ucap kakak kandungnya, Sri Rahayu.

Dijelaskannya, Sertu Bambang Prianto adalah anak ke enam dari enam bersaudara.

"Karena dia anak bungsu maka paling disayang oleh orang tuanya."

"Sehingga kami kakak-kakaknya juga ikut sayang dengan dia," terangnya.

Menurut dia, adiknya itu setelah lulus dari SMA memang bercita-cita jadi tentara.

Bahkan tentara menjadi jiwanya karena sejak kecil bercita-cita di TNI sehingga dia menilai adinya menjadi prajurit sejati.

"Ayahnya dulu sudah menawarkan untuk kuliah tapi ditolak. Dia lebih memilih jadi tentara," katanya.

Baca juga: Sempat Pulang ke Sragen, Keluarga Kaget Dapat Kabar Sertu Bambang Kini Hilang Kontak

Baca juga: Sempat Pulang ke Sragen, Keluarga Kaget Dapat Kabar Sertu Bambang Kini Hilang Kontak

Namun upayanya untuk menjadi anggota TNI AL tidak berjalan mulus.

"Dia tiga kali mendaftar jadi tentara. Pendaftaran yang pertama dan kedua dia enggak diterima."

"Baru di pendaftaran ketiga dia diterima jadi TNI AL," imbuhnya.

4. Dikenal Ramah

Sertu Bambang Prianto yang ada di kapal selam KRI Nanggala-402 di mata tetangganya adalah sosok yang baik.

"Selain baik, dia orangnya juga ramah dan mudah bergaul," kata tetangganya, Yusmanto.

Dia mengaku kaget kala mendengar bahwa tetangganya termasuk dalam awak KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di Perairan Bali bagian utara pada Rabu (21/4/2021) kemarin.

"Saya kaget waktu tahu ada kabar itu. Pertama ada beritanya kan rabu, kamis itu baru saya sadar ada warga sini di kapal selam tersebut," ucapnya.

Baca juga: Kisah Sertu Bambang, Awak KRI Nanggala Asal Sragen, Tiga Kali Daftar Tentara Baru Diterima

Baca juga: Berpotensi Timbulkan Kerumunan dan Tularkan Covid-19, MUI Imbau Salat Idul Fitri di Rumah

Dia berharap semua orang yang ada di kapal selam itu segera ditemukan mengingat batas waktu ketersediaan oksigen yang diperkirakan sampai Sabtu (24/4/2021) pagi.

"Kabarnya pasokan oksigen cuma sampai besok, semoga lekas ditemukan," ujar dia.

Lebih-lebih, berdasarkan proses pencarian, KRI-Nanggala diperkirakan ada di kedalaman 600 hingga 800 meter di dasar laut.

"Itu kan dalam sekali. Yang terbaik lah untuk proses evakuasinya," katanya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved