Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Sukoharjo Terbaru

Kecelakaan Maut Sukoharjo, Motor Tabrak Pejalan Kaki di Depan SPBU Kepuh, Korban Tewas di Lokasi

Seorang pedagang baju bernama Ning, warga Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, Sukoharjo tewas tertabrak motor.

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Agil
Lokasi Kejadian pejalan kaki tertabrak motor di Jalan Wonogiri-Sukoharjo, tepatnya di depan SPBU Kepuh, Minggu (25/4/2021). 

"Iya benar tadi mobil ambulans yang memang kami fasilitasi untuk belajar setir mobil masuk ke sawah," kata dia saat dikonfirmasi TribunSolo.com, Selasa (20/4/2021). 

Dia tidak mempermasalahkan bagian bumper depan ambulans yang ringsek usai masuk ke sawah. 

Baca juga: 5 Fakta Kecelakaan Maut di Prambanan Klaten, Pengendara Motor Tewas di Tempat

"Biasa saja, wajar kan namanya orang baru pertama kali pegang kemudi mobil," katanya. 

Kerugian yang dialami akibat kecelakaan tunggal tersebut sekitar Rp 1 juta. 

"Mobilnya tinggal dibawa ke kenteng magic beres. Yang penting semua selamat," imbuhnya.

Kecelakaan di Prambanan Klaten

Sebelum kejadian kecelakaan di Prambanan, Klaten, ternyata korban suroso pamit dirinya ingin mencari tahu informasi tetangga desa yang meninggal.

Setelah pamit tersebut, dalam perjalanan Suroso mengalami kecelakaan maut.

Dia meninggal di lokasi kejadian.

Baca juga: Sosok Suroso, Korban Kecelakan Maut di Prambanan Klaten: Dikenal Pribadi yang Baik dan Tegas

Suasana duka menyelimuti rumah duka Suroso (61), warga Desa Geneng, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. 

Seperti diketahui, Suroso adalah korban meninggal akibat kejadian kecelakaan maut di Klaten.

Duroso dimakamkan hari ini, Minggu (18/4/2021) pukul 10.00 WIB.

Baca juga: Potret Motor Hancur Lebur Usai Kecelakaan di Prambanan Klaten, Pemotor Meninggal Seketika di Lokasi

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Prambanan Klaten : Sopir Avanza Silver Banting Kiri, Menghantam Pemotor

Saat TribunSolo.com datang ke rumahnya, terlihat tenda pemakaman dan bendera merah terpasang di rumahnya.

Istri Suroso, Sri Hermani mengatakan, sebelum kejadian tersebut Suroso tidak mengatakan apapun pada dirinya.

"Bisa-bisanya Bapak pergi enggak pesen apa-apa ke Saya," ungkap istri korban, Sri Hermani saat ditemui TribunSolo.com pada Minggu (18/4/2021).

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved