Berita Sukoharjo Terbaru
Kecelakaan Maut Sukoharjo, Motor Tabrak Pejalan Kaki di Depan SPBU Kepuh, Korban Tewas di Lokasi
Seorang pedagang baju bernama Ning, warga Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, Sukoharjo tewas tertabrak motor.
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Ryantono Puji Santoso
"Iya benar tadi mobil ambulans yang memang kami fasilitasi untuk belajar setir mobil masuk ke sawah," kata dia saat dikonfirmasi TribunSolo.com, Selasa (20/4/2021).
Dia tidak mempermasalahkan bagian bumper depan ambulans yang ringsek usai masuk ke sawah.
Baca juga: 5 Fakta Kecelakaan Maut di Prambanan Klaten, Pengendara Motor Tewas di Tempat
"Biasa saja, wajar kan namanya orang baru pertama kali pegang kemudi mobil," katanya.
Kerugian yang dialami akibat kecelakaan tunggal tersebut sekitar Rp 1 juta.
"Mobilnya tinggal dibawa ke kenteng magic beres. Yang penting semua selamat," imbuhnya.
Kecelakaan di Prambanan Klaten
Sebelum kejadian kecelakaan di Prambanan, Klaten, ternyata korban suroso pamit dirinya ingin mencari tahu informasi tetangga desa yang meninggal.
Setelah pamit tersebut, dalam perjalanan Suroso mengalami kecelakaan maut.
Dia meninggal di lokasi kejadian.
Baca juga: Sosok Suroso, Korban Kecelakan Maut di Prambanan Klaten: Dikenal Pribadi yang Baik dan Tegas
Suasana duka menyelimuti rumah duka Suroso (61), warga Desa Geneng, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.
Seperti diketahui, Suroso adalah korban meninggal akibat kejadian kecelakaan maut di Klaten.
Duroso dimakamkan hari ini, Minggu (18/4/2021) pukul 10.00 WIB.
Baca juga: Potret Motor Hancur Lebur Usai Kecelakaan di Prambanan Klaten, Pemotor Meninggal Seketika di Lokasi
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Prambanan Klaten : Sopir Avanza Silver Banting Kiri, Menghantam Pemotor
Saat TribunSolo.com datang ke rumahnya, terlihat tenda pemakaman dan bendera merah terpasang di rumahnya.
Istri Suroso, Sri Hermani mengatakan, sebelum kejadian tersebut Suroso tidak mengatakan apapun pada dirinya.
"Bisa-bisanya Bapak pergi enggak pesen apa-apa ke Saya," ungkap istri korban, Sri Hermani saat ditemui TribunSolo.com pada Minggu (18/4/2021).