Berita Solo Terbaru

Solo Sekarang Resmi Punya Pengurus Esports, Bakal Jaring Atlet dan Gelar Event

Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) Solo bakal menggeber kegiatan setelah mereka resmi dilantik pada Kamis (6/5/2021) kemarin. 

Tayang:
Penulis: Azfar Muhammad | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Azhfar Muhammad Robbani
Ketua PBESI Solo, Prima Prasetyo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Azhfar Muhammad Robbani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) Solo bakal menggeber kegiatan setelah mereka resmi dilantik pada Kamis (6/5/2021) kemarin. 

Ketua PBESI Solo, Prima Prasetyo mengatakan, saat ini PB ESI Solo masih terbilang baru.

Berkaitan dengan hal tersebut, mereka akan berusaha lebih baik lagi dalam menjaring calon atlet lokal di bidang esports.

Baca juga: 4 Waktu Terbaik untuk Olahraga Selama Bulan Puasa, Salah Satunya Setelah Taraweh

Baca juga: Tips-tips Berpuasa Bagi Penderita Hipertensi, Konsumsi Buah dan Sayur hingga Rutin Olahraga

"Kita ini masih terbilang baru, kita masih berbenah," papar Prima, Kamis (6/5/2021).

Dia mengatakan, sebenarnya PB ESI sudah ada sejak Desember 2020 lalu, namun baru dilantik kemarin.

Kedepannya, dia akan berusaha menggelar event eports di Kota Solo dan sekitarnya.

“Meskipun masih kecil-kecilan tapi kita konsistenkan untuk perkembangan kemajuan cabang olahraga baru di kota Solo,” ujarnya. 

Baca juga: Pengurus Esports Solo Audiensi dengan Gibran, Dorong Munculnya Atlet Baru Hadir di Internasional

Nantinya, sembari digelar event di Kota Solo, sekaligus untuk penjaringan atlet esports.

Dia mengatakan, dalam hal kesejahteraan atlet eports ini nanti bakal di bawah naungan Komite Olahraga Nasional (KONI)

“Kami sudah rawuh ke Pak Wali untuk membicarakan kelanjutan esports di Kota Solo,”  tandasnya.

Audiensi Wali Kota

Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) Solo menggelar audiensi dengan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka di Pemkot, Senin (26/4/2021).

PBESI Solo kenalkan cabang olahraga baru kepada Wali Kota yang baru terbentuk pada periode 2020-2024 ini.

“Kami hadir secara resmi, cabang olahraga baru yang siap memberi kontribusi yang positif untuk masyarakat di Kota Solo," ungkap Ketua PBESI Solo, Prima Prasetyo dalam rilis yang diterima TribunSolo.com.

Rencananya pada Mei mendatang, akan dilaksanakan pelantikan pengurus PBESI Indonesia Cabang Kota Solo.

Baca juga: Relakan Uang Rp 50 Ribu yang Dicuri, Anak SMK Penjaga Toko Sepeda di Jebres Berharap Dokumen Kembali

Baca juga: Sedihnya Mardi di Sragen,Sapinya Nyaris Terpanggang Gegara Bocah Main Petasan Bikin Kandang Terbakar

“Kepengurusan sudah komplit, tanggal 6 Mei nanti akan dilaksanakan pelantikan pengurus,” jelas Prima.

Selain itu, menurut dia, keberadaan PBESI Solo bukan hanya sebagai cabang olahraga baru, tapi sebagai motivasi para pemuda yang hobi bermain Esports untuk menjadi atlet Esports.

“Ke depan diharapkan Kota Solo mempunyai atlet yang andal, untuk mengikuti kompetisi Esports skala nasional maupun internasional,” ucap dia.

Selain menyiapkan atlet Esports, PBESI Solo juga akan melakukan tugas pembinaan, monitoring serta aturan yang jelas kepada anggota.

“Jika olahraga ini (Esports) dikelola dengan baik, akan meminimalisir dampak negatif. Jika ada pembinaan dan monitoring, bermain game bisa memberikan manfaat yang baik,” tuturnya.

Wali Kota Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi hadirnya PBESI Solo agar berkembang pesat.

“Harapannya dengan segera dilantikanya pengurus, semoga geliat Esports di Kota Solo lebih ramai lagi,” kata Gibran.

Selain itu, Gibran juga menyampaikan pentingnya memberi edukasi dan pendampingan kepada anak muda yang gemar bermain game online.

“Kita bukan hanya pengen event-event saja, tapi juga edukasi, pendampingan. Kita pengen menata agar anak muda punya masa depan di bidang Esports,” tegas dia.

Esport Baru

Dewa United Esport resmi diluncurkan, Kamis (18/2/2021).

Dalam peluncuran secara virtual itu, CEO Dewa Esport David memaparkan jika klubnya memiliki beberapa divisi game.

Diantaranya Mobile Legends, PUBG Mobile dan Free Fire.

"Ke depan kami juga akan membuat divisi games lainnya seperti e-Football PES, Valorant, Wild Rift, dan lainnya," katanya.

David mengaku jika dirinya tengah membidik talenta lokal daerah yang menggemari Esport.

Baca juga: Gibran Emoh Kompetisi Esport Piala Mas Gibran Dikaitkan dengan Pilkada Solo 2020, Ini Alasannya

Baca juga: Kirimkan 6 Tim Cabang Olahraga eSports di SEA Games 2019, Inilah Jadwal MLBB, AOV Hingga Dota 2

Dalam beberapa hari ke depan, Dewa United Esport bakal menggelar tunamen untuk mencari bakat muda tersebut.

"Kami melihat banyak pemain profesional esports yang berasal dari beberapa kota yang itu-itu saja," jelasnya,

"Sebenarnya Indonesia kan luas, jadi banyak yang masih belum terjangkau," aku dia.

Dia percaya bisa mendapatkan lebih banyak pemain berbakat dengan terjun langsung melalui komunitas-komunitas Dewa United yang rencananya akan dibuat lebih banyak.

"Kamu buat samoai ke daerah yang jauh sekalipun," terangnya.

Sedianya, turnamen bertajuk Battle of Gods itu bakal digelar sejak 4 Februari hingga 18 Februari 2021.

"Total hadiahnya mencapai Rp 150 juta. Untuk kotanya mulai dari Surabaya, Makassar, Bali, Solo, Palembang, Balikpapan, Bandung, Tangerang, hingga Jakarta," pungkasnya.

Selain itu, David melanjutkan jika dirinya juga memfasilitasi bakat Esport dari kalangan disabilitas.

Dalam turnamen Battle of Gods, ada satu ketegori PUBG Mobile Mode Solo khusus kalangan disabilitas.

"Kami ingin membuat saudara-saudara disabilitas ini bisa menjadi atlet esports profesional yang memiliki prestasi hingga level internasional," tandasnya.

Esport di Solo

Sebelumnya, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Jokowi, Gibran Rakabuming Raka memberi kejutan untuk para peserta Free Fire Esports Competition dari seluruh Indonesia di Diamond Convention Center Solo, Sabtu (28/12/2019).

Ada sebanyak 228 tim dengan 1.600 peserta se-Indonesia yang memperebutkan 'Piala Mas Gibran'.

Pada pembukaan kegiatan game tersebut, Gibran memakai penutup wajah ikut dalam atraksi yang dimainkan seolah-olah dalam perang.

Pada akhir atraksi terlihat seorang pria berkaus hitam berdiri dan membawa tas mengeluarkan piala.

Ternyata sosok tersebut adalah Gibran Rakabuming Raka.

Gibran menjelaskan, pihaknya sengaja membawa kegiatan tersebut di Solo agar ada event besar juga di Solo.

Kirimkan 6 Tim Cabang Olahraga eSports di SEA Games 2019, Inilah Jadwal MLBB, AOV Hingga Dota 2

Tiga Jawara Piala Presiden Esports 2019 Bakal Dipersiapkan ke Sea Games 2019

"Ini event kedua kami, pertama di Jakarta," papar Gibran di atas panggung disambut meriah.

Gibran menambahkan, penyelenggaran kompetisi sudah diserahkan kepada adiknya, Kaesang Pangarep.

"Yang jelas ini event anak muda yang berpartisipasi anak muda, kita ingin Solo jangan sampai ketinggalan dengan kota lain," ujar dia.

"Kita pingin esport dilihat sebagai aktivitas yang positif, itu juga menjadi cabang olahraga dan juga pemain e-sport merupakan suatu profesi yang menjanjikan, gajinya besar," tambahnya.

Gibran dalam momen itu bersaing langsung dengan Kaesang dalam kompetisi 'Piala Mas Gibran' Free Fire Esport Competition.

Kegiatan dilaksanakan mulai Sabtu, 28 Desember hingga 29 Desember 2019. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved