Berita Solo Terbaru

Ada Aksi Dukung Palestina di Gladak Solo Hari Ini, Massa Bakar Bendera Israel

Himpunan Masyarakat Solo (Hamas) menggelar aksi dukungan untuk Palestina di kawasan Jalan Slamet Riyadi, Gladak, Jumat (21/5/2021).

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Adi Surya Samodra
Massa aksi dukungan Palestina membakar bendera Israel di kawasan Gladag Solo, Jumat (21/5/2021). 

Trianto mengatakan, yang dilakukannya murni karena kemanusiaan.

Trianto tergugah karena anak-anak dan warga sipil menjadi korban akibat konflik Israel dan Palestina yang berkepanjangan.

Dia menegaskan bahwa yang dilakukan tidak ada hubungannya dengan politik.

"Ini murni rasa kemanusiaan. Saya tak paham politik, zionis, dan lain-lain. Jadi kemanusian karena ada anak-anak menjadi korban konflik, saya kasihan," kata dia, saat dihubungi, Minggu (16/5/2021).

Uang yang akan disumbangkan yakni 50 persen dari hasil penjualan setelah dipotong pajak, fee mediator, dan tanggungan saat pembangunan sebesar Rp 100 juta.

Baca juga: Kisah Pria di Banyuwangi Jual Rumah Seharga Rp 750 Juta, Hasilnya akan Disumbangkan untuk Palestina

Rumah adat Osing Banyuwangi

Rumah miliknya berkonsep rumah adat Osing Banyuwangi dengan luas tanah 230 meter persegi.

"Rumah induknya sederhana dengan konsep rumah adat suku adat Osing di Kemiren. Ada teras, ruang tamu, meja makan, dan tempat tidur," kata dia.

Rumah tersebut sempat ia huni pada 2018 sebelum pindah tugas kerja ke Malang, Jawa Timur.

Saat dia pindah ke Malang, rumah itu disewakan kepada wisatawan.

Ditawar Trianto mengatakan, harga tersebut masih bisa turun tergantung kesepakatan dengan pembeli.

Dia mengaku sudah dihubungi seorang pembeli yang menawar seharga Rp 500 juta.

"Untuk menanyakan perihal rumah sudah banyak dan sudah ada yang menawar Rp 500 juta," kata dia.

Nampak depan rumah di Banyuwangi dijual Rp750 juta untuk bantu Palestina.
Nampak depan rumah di Banyuwangi dijual Rp750 juta untuk bantu Palestina. (Dok Pribadi Trianto)

Baca juga: Cerita Pak Beo 29 Tahun Menjual Kue Putu di Sragen, Mulai Jual Pikulan Sampai Bisa Beli Mobil

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Golkar Christina Aryani sangat menyayangkan meningkatnya eskalasi konflik antara Israel dan Palestina yang berujung pada jatuhnya korban terutama dari masyarakat sipil. 

Menurutnya, penting bagi kedua belah pihak untuk menahan diri guna mencegah eskalasi konflik meningkat menjadi perang terbuka.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved