Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Akhir Kisah Anak Pengusaha Klaten Tabrak Polisi di Prambanan : Sudah Dipulangkan, Mobil Dikembalikan

AAD, remaja yang menabrak polisi di pos penyekatan Prambanan beberapa waktu lalu, akhirnya tidak ditahan karena tak cukup umur. Kasus berakhir diversi

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Aji Bramastra
TribunSolo.com/Istimewa
Kolose penangkapan AADY (16) oleh Brimob dan barang bukti berupa VW kuning yang menabrak polisi di Prambanan dalam jumpa pers di Mapolres Klaten, Senin (10/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Masih ingat insiden mobil VW kuning yang menerobos penyekatan dan tabrak polisi di Prambanan, Klaten, beberapa waktu lalu?

Nah, si remaja penabrak, akhirnya tidak ditahan, melainkan dipulangkan ke orangtua untuk dibina.

Baca juga: Tak Peduli Pelaku Anak Orang Kaya, Polisi Janji Sopir VW Seruduk Petugas di Prambanan Diproses Hukum

Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polres Klaten, Andryansyah Rithas Hasibuan.

"Penetapan pengadilan sudah keluar, yakni diversi," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Sabtu (22/5/2021).

Untuk diketahui, diversi merupakan pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana, ke proses di luar proses peradilan pidana.

Anak yang dimaksud dalam hal ini, adalah mereka yang berusia dari rentang 12 sampai 18 tahun.

Proses diversi melibatkan Balai Pemasyarakatan (Bapas) sebagai pengawas.

"(Pelaku) dikembalikan ke orang tua untuk pengawasan," ucapnya.

Baca juga: 5 Fakta VW Tabrak Polisi di Klaten, Dikemudikan Pelajar hingga Terancam Pasal Berlapis

Baca juga: AADY Resmi Tersangka Pasca Tabrak Polisi dengan VW di Pos Prambanan : Bisa Dipenjara 1 Tahun Lebih

Andryansyah menjelaskan penetapan diversi diketok mengingat usia pelaku yang masih di bawah umur.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved