Berita Boyolali Terbaru

Truk Trailer Muatan Kertas Terguling, Tabrak Tiang Listrik Kawasan Mojosongo: Listrik Sempat Padam

Kecelakaan tunggal truk trailer muatan kertas menabrak tiang listrik terjadi di Dukuh Kalikiring, Desa Kragilan Kecamatan Mojosongo.

tribunsolo.com/mardon
Penampakan Truk Trailer Terguling di Jalan Profesor Suharso (Lingkar Utara) tepatnya di Dukuh Kalikiring, Desa Kragilan Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Rabu (26/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Kecelakaan tunggal truk trailer muatan kertas menabrak tiang listrik terjadi di Dukuh Kalikiring, Desa Kragilan Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali Rabu (26/5/2021) pukul 07.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa dari kecelakaan ini.

Informasi yang dihimpun TribunSolo.com, Truk trailer nopol H 1942 GH berjalan dari arah Barat ke Timur atau dari Semarang ke Solo di jalur lingkar Utara.

Baca juga: Kecelakaan Truk Pengangkut Air Meneral VS Kereta Api di Sidoarjo: Sopir Ditemukan Tewas Terjepit

Baca juga: Bukan Karena Kecelakaan Lalu Lintas, ABG Asal Jumantono Karanganyar Ternyata Tewas Dibunuh

Sampai di lokasi kejadian terjadi rem blong.

Truk kemudian terguling dan menabrak tiang listrik.

Kanit Laka Satlantas Polres Boyolali, AKP Budi Purnomo mengatakan, pengemudi truk trailer tersebut bernama Ahmad Fatoni warga Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan.

"Sopir truk selamat," papar Budi kepada TribunSolo.com, Rabu (26/5/2021).

Baca juga: Motor Remuk Terbelah Dua Usai Kecelakaan Karambol dengan Dua Mobil di Aceh, Satu Keluarga Tewas

Kerugian atas kejadian ini Rp 5 juta.

Selain itu, akibat kejadian tersebut, listrik di wilayah Mojosongo sempat padam.

"Setelah adannya tol, sudah jarang, tapi memang lokasi tersebut termasuk rawan laka karena jalan menurun dan persiapan menikung," ujar Budi.

"Nanti kami akan evakuasi truk tersebut, namun masih menunggu truk susulan," imbuh Budi.

Kecelakaan Sragen

Nasib nahas dialami oleh sebuah mobil bernomor polisi W 1580 VD yang dikendarai oleh Rizki dari arah Malang Jawa Timur.

Kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Solo-Ngawi, Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Kamis (06/5/2021).

"Ada 5 orang di dalam mobil" ucap Rizki kepada TribunSolo.com.

Baca juga: Kecelakaan di Sumberlawang Sragen, Motor Pengendara Seperti Melayang Hantam Truk hingga Kaca Pecah

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Mengenaskan di Gemolong Sragen : Yamaha Nmax Tubruk Truk, 1 Tewas

Dari keterangan para penumpang, mereka sedang melakukan perjalanan menuju Jakarta, guna menghabiskan masa libur lebaran.

"Mau ke Jakarta. Mau jalan-jalan" katanya.

Kondisi 4 penumpang dan seorang pengemudi hanya mengalami luka ringan, dan langsung dibawa ke puskesmas terdekat. 

Akibat kecelakaan tersebut, menyebabkan bagian depan mobil ringsek, dikarenakan menghantam tiang lampu jalan.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut Sukoharjo, Pemancing Tabrak Pedagang Baju Pasar Nguter di Kepuh

Kecelakaan Tunggal

Kecelakaan tunggal mobil menabrak tiang terjadi di Jalan Raya Solo-Ngawi, Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Kamis (6/5/2021).

Mobil tersebut sampai ringsek lantaran menabrak tiang listrik di kawasan tersebut.

Kapolsek Sambungmacan Iptu Widarno membenarkan kejadian yang terjadi sekira pukul 10.30 WIB lebih, sehingga membuat arus lalu lintas tersendat.

Pasalnya mobil yang belum diketahui nama pengendara dan plat mobilnya itu, menghantam tiang listrik sehingga nyaris ambruk.

Terlebih saat itu kabel listrik sampai berjatuhan ke jalan raya.

Baca juga: Potret NMax Tabrak Bokong Truk di Sragen, Pengendara Meninggal Seketika, Motor Ringsek Masuk Kolong

Baca juga: Pilunya Pensiunan PNS di Sragen, Habis Belanja ke Pasar Ditabrak Bus Sumber Selamat hingga Meninggal

"Iya betul barusan terjadi kecelakaan di Desa Banaran," ujarnya kepada TribunSolo.com.

Kanit Laka Lantas Ipda Irwan Marvianto menambahkan, pihaknya langsung turun ke lapangan bersama tim.

Saat ini polisi sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Belum diketahui penyebab kecelakaan.

"Kita baru mendatanginya," jelas dia singkat.

Tewas Masuk Kolong Truk

Sementara, penampakan motor Yamaha NMax yang menabrak bokong truk tronton pembawa material ringsek.

Adapun pengendara Sumarno (57) meninggal di Jalan Raya Gemolong - Brumbung, Dukuh/ Desa Karangasem, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut Sukoharjo, Pemancing Tabrak Pedagang Baju Pasar Nguter di Kepuh

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Tragis di Cianjur, Rombongan Jemput TKW Hantam Truk Fuso, 1 Tewas

Kanit Laka Polres Sragen, Ipda Irwan Marvianto menerangkan kejadian tragis itu bermula sepeda motor Yamaha N Max bernopol AD-4078-BLE berjalan dari timur ke barat atau dari arah Brumbung ke Gemolong.

Sementara truk tronton bernopol L-9849-UG yang dikemudikan sopir bernama Suwarno menghadap ke barat di tepi jalan.

Truk tersebut membawa batu bata.

"Menjelang kejadian diduga pengemudi sepeda motor N-Max tak fokus dan kurang memperhatikan situasi di depannya," terang Irwan kepada TribunSolo.com, Jumat (30/4/2021).

Baca juga: Kecelakaan Tunggal di Tawangmangu, Mobil Mazda Biante Putih Terperosok ke Selokan, Sopir Selamat

"Sehingga pada saat jarak sudah dekat, pengemudi sepeda motor Yamaha N-Max tidak dapat menguasai laju kendaraannya," tambahnya. 

Kecelakaan maut antara sepeda motor Yamaha N-Max yang dikendarai warga Desa Sumberejo, Kecamatan Mondokan itu dan truk tronton tidak bisa dihindari.

"Pengendara sepeda motor akhirnya membentur bak belakang sebelah kanan truk tronton tersebut. Maka terjadilah kecelakaan lalu lintas," ucap dia.

Temui Anaknya

Fakta lain terkait pengendara Yamaha NMax Sumarno (57) yang meninggal masuk ke kolong truk tronton sedang berhenti terungkap.

Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Raya Gemolong - Brumbung, Dukuh/ Desa Karangasem, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Kamis (29/4/2021).

Korban diketahui meminta izin tidak masuk bekerja kepada Kepala Desa Sumberejo, Sentot Nugroho sebelum kejadian menyesakkan itu merenggut nyawannya.

Seperti diketahui, korban tercatat sebagai salah satu perangkat Desa Sumberejo, Kecamatan Mondokan.

Ia menjabat Kaur Tata Usaha dan Umum.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Kabupaten Sragen, Jumat 30 April 2021 atau 18 Ramadhan 1442 H

Baca juga: Kronologi Mengenaskan di Gemolong Sragen : Yamaha Nmax Tubruk Truk, 1 Tewas

"Kebetulan hari itu beliau izin tidak masuk kerja. Izin ada kepentingan keluarga," ucap Sentot kepada TribunSolo.com, Jumat (30/4/2021).

"Beliau (kabarnya) mau ke rumah anaknya di daerah Gemolong," tambahnya.

Sentot mengungkapkan korban dikenal sebagai sosok pendiam dan kalem di lingkungan kerja.

"Beliau itu kalem, pendiam, tidak banyak bicara, setiap dikasih tugas langsung berangkat," ungkapnya.

Korban, sambung Sentot, meninggalkan seorang istri dan dua orang anak perempuan.

"Satu sudah berkeluarga, rumah di Gemolong dan yang satu masih kuliah," aku dia.

"(Sebelum kejadian) tinggal sama istri dan satu anak perempuan yang masih kuliah," terangnya membeberkan.

Jenazah korban sudah dikebumikan di pemakaman yang tak jauh dari kediamannya, Kamis (29/4/2021) sekira pukul 22.00 WIB. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved