Berita Solo Terbaru
Warung Makan di Pasar Kliwon Solo Viral, Pasang Spanduk Tulisan Budayakan Malas Masak
Ada berbagai cara unik yang digunakan pedagang untuk menarik perhatian pembeli.Seperti yang dilakukan Suyamti (50) melakukan promosi dengan cara unik.
Penulis: Azfar Muhammad | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Azhfar Muhammad Robbani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ada berbagai cara unik yang digunakan pedagang untuk menarik perhatian pembeli.
Seperti yang dilakukan Suyamti (50) Pedagang warung makan di Kelurahan Mojo, Pasar Kliwon, Solo.
Warungnya mendadak viral karena memasang spanduk bertuliskan Budayakan Malas Masak.
Baca juga: Warung Apung Klaten yang Akan Dipindah ke Daratan : Saksi Bisu Reformasi dan Krisis Moneter 1998
Baca juga: Warga Harap Gerbang Tol Sambungmacan Sragen Bisa Dongkrak Ekonomi: Ada yang Punya Warung Makan
Suyamti mengatakan, dia sudah sekitar dua tahun berjualan di depan Taman Cerdas Mojo, Pasar Kliwon.
Dia mengatakan, alasan dirinya memasang tulisan Budayakan Malas Masak tersebut berawal dari keisengan agar mengundang perhatian.
“Agar pada tahu dan ini sebenarnya saya biar banyak pembeli sih, bisa jadi strategi,” kata Suyamti kepada TribunSolo.com, Minggu (30/5/2021).
“Disini mengajak warga untuk membeli makan di warung saya saja, murah meriah Rp 5 ribu sudah mendapatkan nasi sayur porsi banyak,” tambahnya.
Suyamti berharap pembeli di warungnya semakin banyak, jadi warga tidak perlu repot memasak di rumah.
Baca juga: Kisah Warung Makan Bu Lasiyem Terhimpit Hotel Mewah di Sleman: Nilai Tanahnya Bisa Laku Rp 25 Miliar
“Kan kalau masak Rp 20 ribu belum tentu habis, mending beli yang praktis Rp 5 Ribu sudah bisa dapat makan,” ujarnya.
“Ya faktanya memang warga sini lebih banyak yang beli di warung saya ini juga jadi barokah,” katanya.
Dirinya menyampaikan warga sekitar sangat senang dengan masakan yang dibuat oleh Suyamti.
“Warga sekitar malah seneng wong Rp 5 ribu sudah dapat macam-macam sayur,” ujarnya.
Baca juga: Kronologi Mobil Avanza Tabrak Warung Kelontong di Karanganyar, Pemilik Warung: Mobil Loncat ke Teras
“Soto Rp 5 Ribu, Kare Rp 5 ribu, sambel goreng Rp 5 ribu, yang lain gorengan dan tambahan lauk saja,” paparnya.
Sebagai informasi, warung bu Yamti buka setiap hari setiap pukul 09.00 - 16.00 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/suyamti-berpose-di-lapak-jualannya.jpg)