Berita Solo Terbaru

Dini Hari Kelabu, Pemuda Tewas Kecelakaan di Jebres Solo, Bukannyaa Ditolong Pengemudi Mobil Kabur

Insiden tabrak lari terjadi di depan Dailer Daihatsu, Jalan Ir Sutami, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Selasa (1/6/2021) sekira pukul 02.00 WIB

ISTIMEWA
Ilustrasi kecelakaan 

Adhytiawarman menambahkan pihaknya juga melalukan penyuluhan dan pengarahan terkait pelanggaran lalu lintas dan keselamatan dalam berkendara. 

"Pengendara yang terjaring bersikap kooperatif kepada petugas lapangan sehingga tidak menimbulkan ketegangan dari kedua belah pihak," tegasnya. 

Pengendara Mengamuk

Sebelumnya, seorang Pria berinisial LD warga Karangasem, Laweyan, Solo mengamuk di Tugu Makutha, Solo pada Minggu (30/5/2021) pukul 11.00 WIB.

LD mengamuk dan merusak knalpot brong lantaran anaknya berinisial IH terjaring razia knalpot brong.

IH diketahui mengendarai sepeda motor bermerek Satria Fu bernomer polisi AD 5156 AFB. 

Saat dilakukan penindakan IH tidak bisa menujukan Surat Tanda Nomer Kendaraan (STNK) dan Surat Izin Mengemudi (SIM) sehingga menghubungi orang tuanya melalui telpon.

Kemudian LD datang ke Tugu Makutha melihat kondisi anaknya tersebut.

Lantaran kesal, LD lalu mengamuk dan merusak knalpot brong di lokasi.

Baca juga: Tak Pakai Helm & Pakai Knalpot Brong, Sejumlah Massa Aksi Solidaritas Palestina di Solo Kena Tilang

Baca juga: Berknalpot Brong, Puluhan Motor Disita Polsek Ngemplak Boyolali Selama Ramadan 2021

Kanit Reskrim Polsek Laweyan, Iptu Marsana menjelaskan, saat kejadian pria tersebut ngamuk saat ingin mengambil kembali knalpot yang disita pihak Kepolisian.

"Berdasarkan hukum penindakan barang bukti razia knalpot brong harus di lalukan penyitaan, agar tidak dipergunakan lagi, tapi pria tersebut ngotot ingin mengambil knalpot," jelasnya kepada TribunSolo.com pada Minggu (30/5/2021).

Dari situlah Iptu Marsana menjelaskan, sempat terjadi adu mulut dengan petugas.

"Tadi kita pertahankan untuk tidak diberikan, sehingga ia merusak knalpot brong milik anaknya," jelasnya.

Menanggapi LD, pihak kepolisian bersikap santai dan tetap lalukan penegakan.

"Wajar terkadang ada yang seperti itu, kita lalukan penindakan sesui atauran yang ada, karena dia melangar harus patuh," tegasnya.

Saat ini Satlantas Polresta Solo sudah melakukan penilangan terhadap IH dan knalpot sepeda motor juga sudah diganti dengan Knalpot standar. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved