Breaking News:

Penanganan Covid

Resmi, Pemerintah Berlakukan Pengetatan PPKM Mikro Mulai Besok Hingga 5 Juli 2021, Ini Penjelasannya

Adapun tujuan penguatan PPKM dilakukan untuk menekan lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.

Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
ILUSTRASI: Salah satu desa di Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen yang dijumpai 14 warganya positif covid-19 yang diduga dari klaster Kudus. 

TRIBUNSOLO.COM - Resmi, pemerintah akan melakukan penebalan atau penguatan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

PPKM itu berlaku di 34 Provinsi.

Adapun tujuan penguatan PPKM Mikro dilakukan untuk menekan lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.

Baca juga: Sragen Perketat PPKM, Bupati Tak Izinkan Sekolah Tatap Muka dan Wisata: Tunggu Zona Kuning

Baca juga: Kasus Covid-19 Klaten Mengamuk, PPKM Mikro Diperpanjang, Sri Mulyani : Petugas Jangan Kendur

"Jadi nanti akan berlaku mulai besok tanggal 22 Juni sampai 5 Juli, 2 minggu kedepan," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi secara daring, Senin (21/6/2021).

Aturan penebalan PPKM Mikro tersebut akan dituangkan dalam Instruksi Mendagri.

Untuk diketahui, penyesuaian PPKM Mikro yang dilakukan antara lain.

Kegiatan perkantoran baik oleh Kementerian dan Lembaga, BUMN, dan BUMD, dan lainnya di zona merah wajib menerapkan work from home (WFH) sebanyak 75 persen. Sementara itu di zona lainnya yakni 50 persen.

"Dengan penerapan Prokes (protokol kesehatan) yang ketat dan pengaturan waktu kerja secara bergiliran. Jadi WFH nya kalau bisa bergiliran, agar tidak ada yang melakukan perjalanan atau mobilitas ke daerah lain, dan ini tentunya akan diatur lebih lanjut baik oleh K/L maupun Pemda," katanya.

Kemudian kegiatan belajar-mengajar di zona merah harus dilakukan secara daring. Untuk zona lainnya mengikuti aturan dari KemendikbudRistek.

"Dari aturan yang sudah ada memang zona merah itu sudah dilakukan secara daring, mengikuti PPKM," tuturnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved