Berita Sragen Terbaru

Bupati Yuni Turun Langsung, Dengar Curhat Satgas Covid-19 Kecamatan: Bicara dari Hati ke Hati

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati turun langsung berdialog dengan Satgas Covid-19 Kecamatan di Sragen. 

Tayang:
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati melakukan sosialisasi protokol kesehatan di Kantor Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Selasa (22/6/2021). 

Itu sudah berkoordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

"Itu cadangan belum diaktifkan, baru dipakai kalau Solo Technopark sudah penuh. Mudah-mudahan tidak terpakai," ucap Gibran.

Namun, Gibran enggan membocorkan hotel yang bakal dipakai tersebut.

Baca juga: Dukuh Tegalrejo di Boyolali Lockdown, Belasan Orang Positif Corona: Tertular Warga Pulang dari Kudus

"Masih rahasia," ujarnya.

Bila sampai hotel dipakai sebagai lokasi isolasi mandiri, biayanya akan ditanggung Pemkot Solo.

"Biaya ditanggung pemerintah," kata Gibran. 

Corona Varian Baru

Kabar soal varian baru virus corona yakni corona B.1.617.2 atau Delta memang membuat publik makin was-was sekaligus penasaran. 

TribunSolo.com mencoba menghubungi pakar dari UGM terkait penjelasan transmisi virus corona baru tersebut. 

Ketua Kelompok Kerja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM Yogyakarta Gunadi menyatakan, bahwa varian virus corona B.1.617.2 atau dikatakan Delta tingkat penularannya lebih tinggi dibanding dengan varian sebelumnya. 

Baca juga: Bak Kota Mati, Satu Dukuh di Simo Boyolali Lockdown Gegara Tertular Corona dari Kudus, Kini Sepi

Baca juga: Tahan Dulu Dua Minggu! Pesta Nikahan di Sragen Dilarang, Imbas Varian Baru Corona Asal Kudus

"Lebih cepat menular dari varian virus corona yang sebelumnya," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (15/6/2021). 

Hal itu sudah dibuktikan oleh Public Health Service di Inggris disebutkan transmisinya lebih tinggi. 

"Para epidemiolog di sana menyebutkan tingkat transmisinya 50-60 persen," ungkap Gunadi. 

Apabila ada orang yang terpapar virus ini, kekebalan tubuhnya dapat menurun. 

Baca juga: Catat! Nikahan Dilarang hingga Night Market Ditutup Mulai 15-30 Juni,Imbas Corona Kudus Masuk Sragen

"Respons imun tubuh dengan virus yang masuk akan berkurang," paparnya. 

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved