Berita Boyolali Terbaru

Jika Ada Mafia Mainkan Alkes, Obat & Oksigen Kala Pandemi Ini, Kapolda Jateng Bakal Menindak Tegas

Polisi waspadai mafia hingga oknum masyarakat yang nekat menimbun barang-barang saat pandemi Covid-19 seperti ini.

Tayang:
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Rudianto bersama jajaran Forkompinda Kabupaten Boyolali saat jumpa pers di Pendopo Ageng Pemkab Boyolali, Rabu (7/7/2021). 

"Permintaan melonjak drastis, kami sekarang mengeluarkan liquid (oksigen cair) 24 ton sehari, untuk oksigen botolan (tabung) 5-6 ton per hari," jelasnya saat menerima sidak dari Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Karanganyar, Senin (5/7/2021).

Baca juga: Blak-blakan DKK Buka Stok Gas Oksigen di Solo : Aman Tapi Ada Warga yang Beli untuk Disimpan Sendiri

Baca juga: RSUD Sragen Tambah 66 Bed untuk Pasien Covid-19, Dalam Waktu Sekejap Hanya Tinggal 12 Bed Kosong

"Itu habis dalam sehari, padahal sebelumnya rata-rata 6 ton untuk tiga hari," terangnya.

Pihak Samator telah melakukan beberapa upaya untuk antisipasi tingginya permintaan oksigen seperti penambahan personel.

Akan tetapi di sisi lain, tingginya permintaan selama satu bulan terakhir membuat para karyawan mengalami kelelahan.

Dia mencotohkan, empat dari lima sopir izin tidak masuk kerja karena kelelahan.

Akan tetapi pihak perusahaan telah mencari pengganti, sementara ini sudah ada dua sopir pengganti.

Kapolres Karanganyar, AKBP Muchammad Syafi Maulla menyampaikan, pengecekan ini untuk memastikan ketersediaan oksigen yang akan dipasok ke beberapa rumah sakit.

Hingga saat ini pasokan oksigen khususnya di Kabupaten Karanganyar sudah terpenuhi.

"Kami memastikan supaya tidak ada penimbunan. Ada Satgas yang mengawasi pendistribusian dari hulu ke hilir," katanya.

Dandim 0727 Karanganyar, Letkol Inf Ikhsan Agung Widyo Wibowo menambahkan, Tim Satgas Covid-19 Karanganyar akan membantu semaksimal mungkin supaya pasokan oksigen ke rumah sakit tidak mengalami kendala.

"Produksi sampai pukul 03.00 pagi kan butuh tenaga ekstra. Kita siap membackup. Contoh tenaga atau driver. Nanti kita akan koordinasi lebih lanjut," ucapnya.

Syarat Isi Oksigen

Agen isi ulang bisa melakukan pengisian oksigen di PT Samator asalkan membawa surat rekomendasi dari klinik atau puskesmas.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Pjs Kepala Cabang PT Samator Gas Industri Surakarta, Nanda Prasojo usai tinjauan dari Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Karanganyar, Senin (5/7/2021).

Nanda menyampaikan, produksi di semua kantor cabang Samator saat ini hanya untuk mencukupi kebutuhan oksigen di rumah sakit, sesuai arahan dari manajemen pusat. Pasalnya permintaan oksigen dari rumah sakit mengalami peningkatan sejak satu bulan terakhir.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved