Breaking News:

Berita Boyolali Terbaru

Selama PPKM, 8 Hajatan di Boyolali Dibubarkan, Sanksi Denda Sampai Rp 5 Juta Tergantung Jumlah Tamu

Ada 8 hajatan di Boyolali dibubarkan petugas selama penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Penulis: Tri Widodo | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Tri Widodo
Petugas membubarkan hajatan yang digelar di kawasan Kabupaten Boyolali, Minggu (25/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Suwarsono (60) ternyata tidak sendirian menyelenggarakan hajatan selama PPKM ini berlangsung.

Ada dua hajatan lain di Kecamatan Nogosari yang telah digelar lalu dibubarkan petugas.

“Di Kecamatan Nogosari, ini (hajatan yang dibubarkan ) yang ketiga kalinya," terang Camat Nogosari, Hanung Narhendra, kepada TribunSolo.com

Seluruh kegiatan hajatan tersebut langsung dibubarkan oleh satgas Covid-19.

“Kerumunan masyarakat harus benar-benar dicegah. Mengingat kasus terkonfirmasi  positif di Nogosari cukup tinggi mencapai 1.543 kasus dengan angka kematian mencapai 104 orang," ujarnya.

"Saat ini di Nogosari ada 165 kasus aktif, dengan rincian 18 orang dirawat di RS dan sisanya menjalani isolasi mandiri (Isoman) di rumah," jelasnya.

Baca juga: Warga Klaten Sulit Dapat Oksigen? Ternyata Bisa Lapor Polisi, Begini Caranya

Baca juga: PMI Boyolali Tak Bisa Terima Donor Plasma Konvalesen : Keterbatasan Alat Jadi Kendala

Sementara itu, Kasi Ops Dal Tibumtranmas Satpol PP Boyolali M. Suprihatin menambahkan sampai saat ini sudah ada delapan hajatan yang diselenggarakan selama PPKM.

8 kegiatan hajatan itu tersebar di Kecamatan Klego 2 hajatan, Selo 1 hajatan, Tamansari 2 hajatan, Musuk 1 hajatan, serta kecamatan Nogosari dua hajatan.

Kedelapan penyelenggara hajatan telah dikenakan sanksi sesuai dengan tingkat pelanggarannya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved