Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Kepala Desa Godog Polokarto Dilaporkan ke Kejari Sukoharjo, Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa

Kepala Desa Godog Agus Adi Setiawan dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo terkait dugaan korupsi dana desa mencapai Rp 200 Juta.

Penulis: Iqbal Fathurrizky | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Iqbal Fathurrizky
Kelompok yang menamakan diri Pencegahan Korupsi dan Pungli Sukoharjo melaporkan Kepala Desa Godog, Polokarto ke Kejari Sukoharjo, Jumat (30/7/2021). 

Laporan wartawan TribunSolo.Com Iqbal Fathurrizky.

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kepala Desa Godog, Kecamatan Polokarto Agus Adi Setiawan dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo terkait dugaan korupsi dana desa mencapai Rp 200 Juta, Jumat (30/7/2021). 

Dia dilaporkan oleh kelompok yang menamakan diri Pencegahan Korupsi dan Pungli Sukoharjo

Selain itu, ada juga Ketua BPD Godog dan sejumlah tokoh masyarakat yang ikut melapor. 

Baca juga: Lama Tak Ada Kabarnya, Syed Saddiq Eks Menteri Muda Malaysia Diduga Korupsi, Terancam Hukum Cambuk

Baca juga: Pengakuan Pegawai KPK Saat Ikut Tes TWK: Dari 200 Pertanyaan Soal Anti Korupsinya Cuma Satu

Ketua Pencegahan Korupsi dan Pungutan Liar Sukoharjo, Sriyono mengatakan, kasus yang mereka laporkan ini terjadi pada tahun 2019 dan 2020 dimana dana operasional desa dan infrastruktur yang belum terealisasi. 

Dana yang diduga dikorupsi tersebut mencapai Rp 200 juta. 

“Kasus ini dimulai pada saat RAB Desa Godog khusus di dana operasional dan dana fisik tahun 2019 dan tahun 2020 belum diberikan atau belum terealisasi,” ujar Sriyono kepada TribunSolo.com, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Viral Petugas Damkar Mendapat Intimidasi Setelah Ungkap Dugaan Korupsi, Kejari Depok Periksa 6 Saksi

“Total anggaran yang belum direalisasikan kurang lebih Rp 200 juta, itu belum sama dana fisik seperti pembangunan prasasti dan lainnya,” kata dia. 

Ketua BPD Desa Godog, Sumadi menambahkan, Kepala Desa Godog sulit diajak berkomunikasi terkait kejelasan dana desa tersebut. 

“Sudah kami ajak berkomunikasi, tapi susah sekali,” jelas Sumadi kepada TribunSolo.com, Jumat (30/7/2021). 

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved