Berita Boyolali Terbaru

Kasus Perusakan SDN Gunungsari Boyolali, Polisi Kantongi Identitas Terduga Pelaku 

Polisi sudah mendapatkan titik terang kasus perusakan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gunungsari, Kecamatan Wonosamodro, Boyolali.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Tri Widodo
Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Polisi sudah mendapatkan titik terang kasus perusakan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gunungsari, Kecamatan Wonosamodro, Boyolali.

Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond mengatakan, begitu mendengar adanya kejadian ini, pihaknya langsung menerjunkan tim ke lokasi. 

Sampai saat ini, mereka sudah memeriksa 5 saksi terkait kasus tersebut. 

Baca juga: Reaksi Dinas Pendidikan Boyolali, Ada Kasus Sekolah Dirusak Menjelang Pembelajaran Tatap Muka

Baca juga: Di Tengah Menyambut Tatap Muka, Sekolah di Boyolali Porak-poranda, Kaca Dipecah Orang Tak Dikenal

"Sudah mulai mengerucut. Harapannya dalam waktu dekat sudah bisa mengungkap pelakunya berserta motifnya," ujar Kapolres, Jumat (3/9/2021).

Morry menyebut dugaan sementara pelaku perusakan ini lebih dari satu orang.

Hal itu berdasarkan investigasi di lokasi yang melihat akibat kerusakan ini cukup besar.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Perdana di Solo, Orang Tua Sambut Baik: Bosan Belajar Online

"Tim sudah berhasil melakukan investigasi awal. Untuk melihat akibat kerusakan SDN 2 Gunungsari Wonosamodro ini," kata Morry.

Morry mengatakan, lokasi sekolah ini juga cukup jauh dari pemukiman warga. 

Malam hari sering digunakan untuk lokasi nongkrong anak muda. 

"Nah ini yang sedang kita coba dalami dari sisi itu," katanya.

"Dugaan (perusakan SDN Gunungsari) dilakukan malam hari. Apakah pelaku orang dengan gangguan jiwa atau tidak kami belum tahu," pungkasnya. 

Kepala Sekolah Kaget 

Kasus perusakan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Gunungsari, Kecamatan Wonosamodro, Kabupaten Boyolali bikin keget pengelola.

Terutama Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 2 Gunungsari Wahid Sri Wahyono yang mengetahui kaca jendela ruang kelas dan perpustakaan itu pecah terkeping-keping.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved