Berita Solo Terbaru

PPKM Level 3, Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Dr Moewardi Solo Turun Drastis: Tersisa 10 Persen

Di masa PPKM Level 3 saat ini, pasien Covid-19 di Rumah Sakit Dr Moewardi (RSDM) kini semakin lengang.

Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Ryantono
Gedung dr Moewardi terlihat megah dari sisi atas. 

"Total ruang yang disediakan hanya 43 tempat tidur dan yang terisi sekitar 10 persen saja," ungkapnya.

Selain itu, terkait biaya pelayanan pasien Covid-19 dengan gejala sedang dan berat secara gratis.

Baca juga: Pilunya Dalang di Klaten, Tak Bisa Pentas karena Corona: Gadaikan Sertifikat Rumah Demi Sekolah Anak

"Biaya gratis, semua ditanggung olah Kementrian Kesehatan," ujarnya.

Sementara itu, Rumah Sakit Panti Waloyo Solo juga menyediakan fasilitas untuk isolasi mandiri. 

Biaya satu harinya mencapai Rp 400 ribu dan Rp 300 ribu per malam tergantung fasilitas yang didapatkan.

"Karena untuk gejala ringan biaya tidak ditanggung oleh Kementerian Kesehatan sehingga harus bayar sendiri," ujarnya. 

Gedung Sekolah untuk Isolasi Mulai Dikosongkan

Akhir masa PPKM Level 4 di Kota Solo sejumlah sekolah yang digunakan sebagai area karantina kini mulai dikosongkan.

Ditambah lagi pasien Covid-19 pengguna area karantina hanya tersisa 2 orang dan semuanya berada di Asrama Haji Donohudan.

Hal ini terkait dengan menurunnya angka pasien isolasi terpusat di Kota Solo.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Solo, Nico Agus Putranto mengungkapkan bahwa isolasi terpusat akan dialihkan ke Asrama Haji Donohudan.

Baca juga: Anak Sekolah Berusia 12 Tahun ke Atas di Sragen Belum Dapat Vaksin, Bupati : Belum Dibahas

Baca juga: Ini Alasan Kenapa di Sragen Belum Ada Kelonggaran, Padahal Kasus Covid-19 Diklaim Sudah Merosot

"Minggu ini sudah tidak ada lagi (pasien) yang dikirim ke sekolah tapi dialihkan ke Asrama Haji Donohudan semua," katanya kepada TribunSolo.com, Senin (23/8/2021).

Adapun untuk isolasi internal Kota Solo, pihak BPBD akan kembali mengaktifkan Ndalem Priyosuhartan dan Graha Wisata Niaga.

"Ndalem Priyosuhartan memiliki kapasitas 50-60 orang, dan Graha Wisata Niaga bisa mencapai 150-200 orang," terangnya.

Namun keputusan untuk memindahkan area isolasi terpusat masih harus ditunda melihat kondisi Graha Wisata Niaga masih menjadi sentra vaksinasi.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved