Berita Klaten Terbaru

Blak-blakan, Bank Jateng Buka Suara Ada 53 Nasabah di Klaten Korban Skimming, Kerugian Rp 1,6 Miliar

Bank Jateng akhirnya membuka secara blak-blakan terhadap kasus raibnya uang nasabah di antaranya dialami PNS dan bidan di Kabupaten Klaten.

TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Sekretaris Perusahaan Bank Jateng, Herry Nunggal Supriyadi (tengah) saat mendatangi kantor Bank Jateng Cabang Klaten, Rabu (8/9/2021). 

Ia menerangkan uang yang tersimpan di rekeningnya sekitar Rp 5,8 juta.

Kemudian ia sempat melakukan mengambil uang di ATM di Samsat Klaten pada Rabu (1/9/2021).

"Terakhir saat cek rekening saya sekitar satu minggu lalu, saldo masih Rp 5,8 juta," ujar Suju.

Dia berharap uang yang berada di rekening bisa kembali, karena akan digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

"Sementara, untuk menghidupi kebutuhan sehari-hari, saya menggunakan uang yang disimpan istri saya," pungkasnya.

Berdasarkan pantauan TribunSolo.com pukul 10.00 WIB di lokasi bank tempat pemboblan, ada sejumlah orang sudah mengantre di bank tersebut.

Nampak nasabah yang menggunakan pakaian putih sedang menunggu antrean di sana.

Diselidiki Polisi

Kasus hilangnya uang dari rekening bank di Klaten sudah dilaporkan ke Polres Klaten. 

Ada 4 orang yang melaporkan kasus ini dan kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta. 

Informasi yang dihimpun TribunSolo.com, kasus ini terungkap dari adanya pesan berantai di aplikasi WhatsApp.

Baca juga: Mahasiswi UNS Jadi Korban Skimming, Uang Rp 7 Juta di Rekening BTN Tiba-tiba Tersisa Rp 2000 Saja

Baca juga: Untuk Nasabah, Waspadai Modus Skimming yang Marak Dilakukan Belakangan Ini

Pesan tersebut beredar pada Selasa (7/9/2021) siang.

Dalam pesan tersebut tertulis:

Kepada sedulur smua harap menghindari ambil uang diatm SPBU jonggrangan klaten

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved