Breaking News:

Berita Boyolali Terbaru

Status PPKM Sudah Turun Jadi Level 3, Dinkes Klaim Boyolali Seharusnya Level 1, Begini Alasannya

Dinas Kesehatan Boyolali meyakini harusnya wilayahnya masuk PPKM level 1 bukan level 3.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Ilustrasi : Kondisi jalan di Simpang Empat Randusari menuju arah Boyolali Kota ditutup, Jumat (9/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Dinas Kesehatan Boyolali meyakini harusnya wilayahnya masuk PPKM level 1 bukan level 3.

Plt Kepala Dinkes Boyolali, Insan Adi Asmono menjelaskan, padahal jika perhitungan itu tidak berdasarkan wilayah Aglomerasi, Boyolali masuk kreteria level 1.

Data dari Dinkes Boyolali, saat ini kasus aktif di Boyolali tinggal sebanyak 139 pasien.

Dari kasus aktif itu, kurang dari setengahnya masih dirawat, 51 dirawat di rumah sakit dan 15 pasien di tempat isolasi terpusat.

Baca juga: Viral di Sragen, Ibu Muda Asal Tangen Hilang Misterius, Sudah 3 Minggu Si Anak Menangis Mencarinya

Baca juga: Nasib Guru yang Cabuli Siswa SD di Ujung Tanduk, BKD Wonogiri : Pelaku Terancam Dipecat dari PNS

Sedangkan 73 pasiennya melakukan isolasi mandiri.

"Secara akumulasi, total kasus konfirmasi Covid-19 di Boyolali ada sebanyak 24.401 orang dan yang sudah sembuh 22.874. pasien atau 93,7 persen," kata dia kepada TribunSolo.com, Rabu (8/9/2021).

Sedangkan untuk angka kematian pasien Covid-19 mencapai 1.388 orang atau 5,7 persen.

Insan menyebut berdasarkan Indeks Kesehatan Masyarakat ( IKM), Kabupaten Boyolali memperoleh Skor 2,59.

Hal itu menunjukkan jika Boyolali masuk zona rendah penularan Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved