Berita Boyolali Terbaru

Driver Ojol yang Terluka karena Benang Layang-layang di Boyolali Dapat 8 Jahitan

Lamhot Situmorang Warga Desa Wates Rt 3 RW 8 Kecamatan Mojosongo, sungguh sial. Driver ojek online (Ojol) ini harus mendapat 8 jahitan.

Tayang:
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Tri Widodo
Driver Ojol mengalami menderita luka pada hidung atas akibat benang layang-layang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Lamhot Situmorang Warga Desa Wates Rt 3 RW 8 Kecamatan Mojosongo, sungguh sial.

Driver ojek online (Ojol) ini harus mendapat 8 jahitan pada hidungnya setelah benang layang-layang yang mengenainya pada Kamis (9/9/2021).

Insiden itu terjadi setelah dia mengantarkan pesanan ke daerah  Singkil, Boyolali Kota.

Baca juga: Curhat Pilu Rohimah Tak Dapat Nafkah dari Kiwil, Kini Putranya jadi Driver Ojol untuk Sambung Hidup

Baca juga: Ingat Kasus Begal Driver Ojol Yadiraharjo di Baki Sukoharjo? Kini Pelakunya Tertangkap 

Nah saat kembali itu, terjadilah insiden yang tak diinginkan. Benang layang-layang melintang di jalan Sendang Lawe, Kecamatan Boyolali Kota.

"Setelah menyebrang perempatan jalan, sampai di daerah perajin genteng saya merasa kaya disengat tawon," ujarnya. 

Kondisi lalu lintas yang cukup ramai, Lamhot tak bisa seketika menghentikan laju sepeda motornya.

Baca juga: Menantu Akidi Tio Akui Uang Rp 2 Triliun di Singapura, Tetangga Sebut Rudi Berprofesi Driver Online

Diapun hanya mengurangi kecepatan sepeda motornya dari awalnya sekitar 40 kilometer per jam menjadi lebih pelan lagi.

Tangannya secara reflek juga memegang bagian muka untuk memastikan apa yang mengganggunya itu. 

Alangkah kagetnya Lamhot yang mengetahui bahwa rasa sengatan itu ternyata berasal dari sebuah benang yang melintang.

Baca juga: Menantu Akidi Tio Akui Uang Rp 2 Triliun di Singapura, Tetangga Sebut Rudi Berprofesi Driver Online

Mengetahui hal itu Lamhot lantas mencoba untuk berhenti.

Sayang sungguh sayang, belum sampai motornya distandarkan, Lamhot sudah kehilangan kesadaran. 

"Yang saya ingat, ada ibu-ibu dipingir jalan yang teriak histeris. Beruntungnya di belakang ada temen ojol yang langsung membawa saya ke RS PKU Muhammadiyah. Disitu saya dapat perawatan dan mendapat empat jahitan hidung bagian dalam dan empat jahitan bagian luar," katanya.

Baca juga: Siapa Pesan Miras yang Bikin Driver Ojol Diperiksa? Gibran : Itu Wewenang Pak Kapolres

Saat ini dia menjalani rawat jalan dan memilih beristirahat di rumah. Dia mengaku tidak mengetahui siapa yang bermain layangan di dekat jalan raya. Bahkan dia membayar sendiri biaya rumah sakit. 

Lamhot mengaku kejadian yang tidak mengenakkan ini merupakan sebuah musibah.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved