Breaking News:

Berita Boyolali Terbaru

Pariwisata Masih Tutup, Pendapatan Boyolali Hilang Setengah Miliar 

Penutupan wisata di Boyolali ternyata berdampak pada pemasukan daerah. Lantaran lama tidak beroperasi.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Tri Widodo
Ilustrasi: Salah satu pemandian di Obyek Wisata Tlatar Boyolali mulai diserbu warga, Rabu (1/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI- Penutupan wisata di Boyolali ternyata berdampak pada pemasukan daerah. 

Lantaran lama tidak beroperasi, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yakni sektor pariwisata jadi loyo. 

Kemungkinan besar tak akan mencapai target.

Baca juga: Patung Bedhol Desa Wonogiri Ditutup, Tapi Wisatawan Luar Kota Bisa Masuk: Lewat Jalan Tikus 

Baca juga: Arus Balik Wisatawan di Karanganyar, Ada Penumpukan Kendaraan di Pertigaan Karangpandan

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Boyolali, Supana menjelaskan, hampir tiga bulan kawasan obyek wisata di Boyolali terpaksa tutup.

Dampaknya, PAD dari pariwisata ini baru 59 persen dari target Rp 1,1 Miliar.

"Untuk pendapatan daerah PAD dari pengelolaan objek pariwisata sampai saat ini masih jauh dari harapan,” ujarnya.

Baca juga: Ratusan Wisatawan Kecele, Mau Lihat Manusia Purba, Ternyata Gerbang Museum Sangiran Sragen Digembok

Dia menyebut PAD dari Pariwisata ini baru Rp 634 juta. Pendapatan tersebut baginya sudah cukup besar, karena ada pengelola obyek wisata milik Pemkab Boyolali yang telah membayar penuh dimuka.

Supana mengaku terus memantau perkembangan. Mengingat perpanjangan PPKM belum dipastikan akan berakhir.

Ditambah lagi Boyolali masih berada dilevel 3, dengan ketentuan obyek wisata tutup. Dia berharap Boyolali terus turun level. Dengan begitu, geliat sektor wisata bisa dibuka dengan pembatasan protokol kesehatan (Prokes) ketat. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved