Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Sudah Dilakukan Simulasi, Museum Sangiran Sragen Baru Dibuka saat PPKM Level 2

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sragen baru melaksanakan simulasi uji coba pembukaan secara internal di Museum Sangiran

TribunSolo.Com/Rahmat Jiwandono
Museum Sangiran yang masih tutup di Dukuh Ngampon, Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Sragen, Rabu (31/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Sejumlah objek wisata di Kabupaten Sragen masih ditutup untuk masyarakat.

Terbaru, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sragen baru melaksanakan simulasi uji coba pembukaan secara internal di Museum Sangiran.

Simulasi dilakukan berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan, serta penanganan apabila ditemukan pengunjung yang memiliki gejala covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sragen, Yusep Wahyudi mengatakan setelah simulasi, pembukaan Museum Sangiran masih menunggu izin dari satgas covid-19.

"Setelah simulasi, kita menunggu izin dari satgas, kalau Sangiran kan menunggu izin dari kemendikbud," ujarnya kepada TribunSolo.com, Minggu (19/9/2021).

Baca juga: Ini Alat yang Sempat Buat Geram Bupati Yuni, Gegara Molor, Padahal saat Itu Kasus Corona Sragen Naik

Baca juga: Kasus Mobil PNS Asal Nganjuk Dibobol Maling di Sragen, Polisi Telusuri Lewat CCTV

Nantinya jika Museum Sangiran sudah mendapat izin dibuka, maka objek lainnya dapat mengikuti untuk dibuka.

"Jika Sangiran sudah oke yang lain menyusul, karena secara simulasi hampir sama," kata Yusep.

Selain Museum Sangiran, Pemkab Sragen juga mengelola beberapa tempat wisata, seperti Gunung Kemukus dan pemandian air panas Bayanan.

Menurut Yusep, tempat wisata akan dipastikan dibuka setelah PPKM di Kabupaten Sragen turun ke level 2.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved