Berita Solo Terbaru

Pimpinan PKI DN Aidit Pernah Sembunyi di Solo, Rumah Persembunyiannya Kini Dibangun Pagar Tembok

Pimpinan Partai Komunis Indonesia (PKI) Dipa Nusantara Aidit alias DN Aidit, dieksekusi di Kabupaten Boyolali.

Tayang:
dok KOMPAS via Kompas.com
DN Aidit (kanan) saat berbincang dengan Presiden Soekarno. 

Sedianya Yasir hendak membawa Aidit Semarang. Namun menurut literasi yang dia baca, bahwa Yasir mengambil inisiatif untuk menyelesaikan Aidit ini di Boyolali.

Tempat eksekusi Aidit ini, dulunya merupakan Tangsi Militer

“Konon kabarnya di Boyolali itulah, Aidit menjalani Eksekusi dibelakang rumah dinas TNI, di sekitar Simpang Lima Boyolali saat ini,” jelas R Surojo.

Setelah melakukan eksekusi terhadap Aidit, Yasir tak lupa melaporkan ke Jenderal Soeharto.

“Mendengar keterangan dari Yasir Hadibroto, pak Harto diam, tidak memberikan jawaban, ya mungkin manggut-manggut,” jelasnya.

Sumur Aidit Masih Misteri

Bangunan tua yang ada di sebelah barat Simpang Lima Boyolali sekilas tidak ada yang aneh.

Bahkan di depan Bangunan bergaya Eropa itu saat ini juga digunakan sebagai tempat parkir Pengunjung Perpustakaan daerah yang ada di tengah-tengah simpang Lima Boyolali.

Tapi siapa sangka, di belakang bangunan-bangunan itu, konon merupakan tempat eksekusi Pimpinan PKI.

Baca juga: Sosok Kades Jenar Sragen, Pembuat Baliho yang Sebut Enak Zaman PKI & Pasang Foto Bermasker di Kepala

Banyak masyarakat yang meyakini jika di belakang bangunan tua tersebut menjadi saksi bisu penumpasan pimpinan tertinggi PKI, DN Aidit.

Pegiat Sejarah Boyolali, R  Surojo menyebut kawasan simpang lima Boyolali dulunya adalah rumah dinas milik TNI.

Konon, di belakang rumah salah satu bangunan yang berada di belakang Perpustakaan Daerah saat ini merupakan tempat eksekusi DN Aidit.

“Lokasinya berada berada dibelakang TNI itu. Di Sekitar kantor Arsi atau Perpustakaan saat ini,” ujarnya.

Baca juga: Ulah Kades Jenar Sragen, Bikin Baliho Sebut Enak Zaman PKI & Ngamuk di Kondangan, Warga Jadi Resah

“Namun tepat pastinya dimana, saya kurang tau karena ini berdasarkan beberapa keterangan-keterangan itu seperti itu,” tambahnya.

“Hanya mungkin karena berbagai hal, keterangan itu belum dapat dijadikan bukti yang kuat (mengenai lokasi eksekusi Aidit),” ujarnya.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved