Berita Sukoharjo Terbaru

Terbongkar! Ternyata Pencuri Mobil Jeep Rubicon di Sukoharjo Pakai Kunci Duplikat, Ini Temuan Polisi

Jajaran Satreskrim Polres Sukoharjo masih melakukan penyidikan pencurian mobil Jeep Rubicon nopol B-1300-UCY.

TribunSolo.com/Dok Polres Sukoharjo
Penampakan mobil mewah miliaran rupiah Jeep Rubicon bernomor polisi B-13000-UCY yang hilang di Hunian 2 di Desa Gentan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. 

"Iya benar. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan," kata Kasatreskrim. 

Jajaran reskrim Polres Sukoharjo yang mendapati laporan tersebut langsung mendatangi lokasi. 

Sejumlah saksi tengah diperiksa. 

Kasus Pembobolan Mobil di Sragen

Polisi terus menyelidiki kasus pencurian tas berisi uang Rp 10 juta beserta 1 unit HP di dalam mobil yang terkunci, pada Rabu (15/9/2021).

Korbanya ialah PNS bernama Kemin (58) seorang pria warga Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. 

Informasi yang dihimpun TribunSolo.com, kejadian pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di salah satu warung Bakso Wonogiri, di Jalan Gabugan-Gemolong, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen.

Baca juga: Sebulan Lebih Hilang, Sapi Curian Tiba-tiba Pulang ke Rumah Pemilik, Ada Nama Pencuri di Tubuh Sapi

Baca juga: Viral Video Pencurian Tas dan HP Sopir Ekspedisi J&T Express di Klaten, Beraksi saat Bongkar Muat

Mobil tersebut diparkirkan dipinggir jalan, yang ditinggal oleh korban dan kerabatnya untuk makan di warung tersebut. 

Saat tengah menikmati makanan, tiba-tiba alarm mobil miliknya berbunyi. 

Setelah itu, korban langsung mendatangi mobilnya dan mendapati pintu mobil depan bagian samping kiri sudah dalam keadaan terbuka.

Baca juga: Kisah Polwan Cantik Karanganyar, Sergap Pemakai Sabu & Selamatkan Nyawa Pencuri yang Diamuk Warga

Setelah diperiksa, tas milik korban yang berisi uang tunai Rp 10 juta beserta 1 unit handphone tab merk Samsung sudah tidak berada ditempat. 

Kapolsek Tanon, AKP Primadhana Bayu Kuncoro mengatakan berdasarkan keterangan korban, mobil tersebut sudah dipastikan terkunci. 

"Iya benar, mobil sudah dipastikan terkunci," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Kamis (16/9/2021).

Baca juga: Rekam Jejak Pencuri Asal Solo Gasak Uang Jutaan Rupiah di Sukoharjo, Polisi Sebut Sosok Residivis

Menurut Bayu, antara mobil dan tempat makan korban hanya berjarak kurang lebih 20 meter. 

"Kurang lebih 20 meter jarak parkir mobil dengan tempat makan, posisinya sejajar dengan tempat makan," jelasnya. 

Bayu menambahkan, diduga pelaku mengambil tas yang berada di depan jok belakang, dengan merusak kunci pintu depan sebelah kiri.

Kini, polisi terus melakukan penyelidikan alat apa yang digunakan pelaku untuk membuka pintu mobil tersebut.

Termasuk memeriksa adanya rekaman CCTV yang merekam aksi pencurian tersebut di sekitar lokasi kejadian.

"Hingga saat ini, kita masih proses penyelidikan," pungkasnya. 

Makan Bakso

Seorang PNS asal Kabupaten Nganjuk, Kemin (58) menjadi korban pencurian saat berada di Kabupaten Sragen pada Rabu (15/9/2021). 

Kasi Humas Polres Sragen, AKP Suwarso mengatakan korban datang ke Kabupaten Sragen dengan maksud untuk menghadiri hajatan di Kecamatan Gemolong. 

"Setelah dari tempat hajatan, korban beserta kedua kerabatnya mampir di warung Bakso Wonogiri, di Jalan Gabugan-Gemolong, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen untuk beristirahat," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Kamis (16/9/2021).

Baca juga: Aksi Pencurian Sepatu di Masjid Colomadu Karanganyar Terekam CCTV: Pelaku Ambil yang Warna Biru

Baca juga: Aksi Pencurian Sepeda di Palembang Terekam CCTV, Pelaku Tak Kenakan Pakaian saat Beraksi

"Dan di pinggir jalan tersebut, korban memarkirkan mobil Honda Jazz berwarna biru dengan nopol 1295 IH yang dikendarainya," tambahnya.

Karena dirasa aman, kemudian korban meninggalkan mobilnya dan masuk kedalam warung bakso tersebut untuk menyantap makanan.

"15 menit kemudian, saat korban masih menyantap makanan, tiba-tiba alarm mobilnya berbunyi, dan korban langsung mendatangi mobilnya," jelasnya.

Baca juga: Viral Aksi Pencurian Terkonyol di Solo : Maling Curi Scoopy Tapi Vario dan KTP-nya Ketinggalan

Sesampainya di lokasi kejadian, korban melihat pintu depan bagian kiri mobilnya sudah dalam keadaan terbuka.

"Korban kemudian memeriksa isi mobil, dan tas milik korban yang berisi uang tunai senilai Rp 10 juta dan satu unit handphone Tab merk Samsung SM T719Y sudah tidak ada," jelasnya. 

Dengan begitu, diperkirakan total kerugian yang dialami korban mencapai Rp 12.000.000.

Menurut Suwarso, modus yang dilakukan pelaku mengambil barang dengan merusak pintu mobil.

"Saat ini terduga pelaku masih dalam penyelidikan polisi," pungkasnya. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved