Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Wonogiri Terbaru

Luweng di Pracimantoro Wonogiri Sulit Dibuka, Ada Apa? Ditutupi Lapisan Batu Sangat Keras

Warga Dusun Gandu, Desa Joho, Kecamatan Pracimantoro sedikit lega. Sebuah luweng berhasil ditemukan bisa mencegah banjir

Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Tri Widodo
Istimewa/Relawan
Sebuah alat berat meratakan tanah di Dusun Gandu, Desa Joho Kecamatan Pracimantoro. 

Ketiga mulut luweng itu diduga tertimbun tanah.

"Ini kita gali lagi di kedalaman 10 meter, kalau masih tidak ketemu, proyeknya nanti akan dihentikan," ucapnya.

Warsito mengatakan, dalam pencarian mulut luweng ini, ada paranormal dari luar Wonogiri yang didatangkan.

"Orang sepuh, dan warga sekitar juga membantu pencarian, tapi masih belum ketemu," ucapnya.

Bahkan lanjut dia, sejumlah ritual dilakukan warga dalam upaya pencarian luweng tersebut.

"Seperti lokasi galian dibuatkan bancakan, hingga warga begadang di lokasi," akunya.

Pengertian Luweng

Istilah "Luweng" cukup asing di telinga masyarakat.

Namun bagi mereka yang tinggal di bebatuan karst seperti wilayah Kabupaten Gunungkidul ataupun Kabupaten Wonogiri akrab dengan luweng. 

Menurut Dosen Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Eko Haryono  luweng adalah gua vertikal yang dalam. 

"Luweng terbentuk di dasar-dasar cekungan (Dolin)," katanya kepada Tribunsolo.com, Senin (15/2/2021). 

Menurut mantan President Asian Union of Speleology 2015-2019 itu, di sebuah Dolin selalu ada tempat untuk masuknya air. 

Baca juga: Jadi Biang Kerok Banjir di Pracimantoro, Upaya Normalisasi Luweng Terkendala Pencarian

Baca juga: Misteri Pencarian Luweng, Lobang Air di Pracimantoro : Belum Ketemu, Minta Bantuan Orang Pintar

"Tempat masuknya itu disebut dengan ponor," jelasnya. 

Diameter sebuah luweng tergantung pada seberapa besar wilayah tangkapan air dan debit airnya. 

"Semakin besar besar daerah tangkapannya dan airnya banyak maka diameter luwengnya juga besar," papar dia. 

Baca juga: Banjir Bandang di Wonogiri Rendam 2 Kecamatan dan Ratusan Rumah, Disebabkan Luweng Tersumbat

Intinya ialah luweng terbentuk atas proses masuknya air di permukaan karst yang kemudian larut oleh Dolin. 

Butuh waktu ratusan ribu tahun untuk terbentuknya luweng. 

"Luweng di Gunungkidul rata-rata terbentuknya di atas 100 ribu tahun," katanya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved