Berita Wonogiri Terbaru
Kehebatan Waduk Pidekso Wonogiri: Bendungan dari Urukan Batu, Tahan Gempa Hingga 50 Tahun
Waduk Pidekso yang bisa meningkatkan kesejahteraan petani itu ternyata cukup hebat.
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Tri Widodo
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Salah satu waduk di Kabupaten Wonogiri baru saja selesai dibangun dan saat ini sudah mulai diisi ari.
Waduk Pidekso yang bisa meningkatkan kesejahteraan petani itu ternyata cukup hebat.
Baca juga: Potret Waduk Gajah Mungkur saat Surut, Mirip Padang Rumput: Masyarakat Nongkrong dan Jualan
Baca juga: Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Surut : Biasanya Naik Perahu, Kini Warga Bisa Naik Motor Seberangi Desa
Kehebatan bendungan waduk ini tahan terhadap gempa bumi serta bisa bertahan minimal setengah abad.
Kepala Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Bendungan, Dony Faturochman menyatakan Bendungan Pidekso ini memiliki umur minimal 50 tahun.
Umur 50 tahun tersebut bukan dilihat dari keamanan bendungan, melainkan tergantung dari banyak atau tidaknya sedimentasi di area waduk.
"Semakin kita bisa menjaga lingkungan dari waduk, sedimentasi juga dijaga, umur waduk bisa bertambah panjang. Tergantung dari cara menjaga tingkat sedimentasi," jelasnya.
Selain itu, Dony juga menjelaskan bahwa pembangunan bendungan telah melalui kajian teknis, terutama berkaitan dengan potensi gempa bumi.
Peta gempa bencana dari pemerintah juga sudah dipelajari dan diikuti.
Untuk itu, Bendungan Pidekso ini menggunakan urukan batu. Sehingga lebih fleksibel dan hampir dipastikan sangat kuat menahan getaran gempa.
"Kalau bendungan beton mungkin kita akan mengkaji lebih dalam, karena rigid kan. Kalau disini pakai urukan batu jadi lebih fleksibel, sehingga tidak ada masalah dengan gempa," ungkap Dony.
Baca juga: Pembangunan Proyek Waduk Pidekso Wonogiri Kelar: Butuh Waktu Hampir 4 Bulan, Agar Air di Waduk Penuh
Pihaknya juga mengklaim, pembangunan Bendungan Pidekso melalui pertimbangan di titik-titik yang tidak ada alur gempa cukup besar, sehingga untuk potensi terdampak gempa megathrust pun bisa diminimalkan.
Waduk Gajah Mungkur Surut
Surutnya Waduk Gajah Mungkur di Kabupaten Wonogiri ternyata dimanfaatkan warga untuk nongkrong dan berjualan.
Penampakan waduk yang surut ini, mirip padang rumput yang luas.