Ternak Ayam Jago Bangkok Thailand, Pemuda Ini Berhasil Untung Hingga Rp 20 Juta per Bulan
Dari beternak Ayam Jago Bangkok Thailand, Pemuda di Magelang ini berhasil untung hingga Rp 20 juta per bulan.
Menurut Beny, untuk pemasaran ayam impor Thailand, tidak hanya di lokal karesidenan Madiun, namun sudah tembus hampir seluruh pulau di Indonesia.
"Banyak pelanggan datang dari luar pulau. Mereka ini kebanyakan untuk dijual kembali, makanya saya secara spesifik menolak menyebut harga per ekor," kata Beny.
Kendala yang dihadapi untuk saat ini cuaca, karena pergantian suhu yang tidak menentu membuat perawatan ayam impor membutuhkan perawatan ekstra.
"Karena ketika ada ayam yang tidak sehat satu, maka akan berdampak atau menular pada ayam keseluruhan dalam satu kandang,"ujar pria murah senyum ini.
Kadang di peternakan ayam impor Thailand Beny terlihat dibagi-bagi. Ada empat kandang ayam impor siap jual, ada tiga kandang breeding (pembiakan) dan satu kandang perawatan dari ayam umur enam bulan sampai sembilan bulan.
Baca juga: Seorang Istri Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Nyawa Suami, Alasannya Korban Suka Selingkuh
Baca juga: Viral Cerita Wanita Bongkar Perselingkuhan Suami dengan Teman SMA Lewat Chat, Reuni Jadi Petaka
"Ayam impor Thailand ini, rata-rata siap jual di umur satu bulan hingga tiga bulan,"ungkap Beny.
Dikatakan Beny, untuk pemasaran ayam jago impor ini, sampai hari ini masih mengandalkan media sosial (medsos).
"Saya tertarik beternak ayam impor, selain hobi juga keuntungan yang menjanjikan, terbilang besar. Lainnya pingin mendidik teman-teman muda di desa ini untuk mencintai beternak," kata Beny.
Permodalan sampai saat ini masih ditangani sendiri, tanpa bantuan siapa pun. Termasuk dari pabrikan pakan atau instansi.
"Dengan modal yang saya miliki, terutama doa dan tekad, saya masih bisa mengandalkan keuangan sendiri. Saya ingin beternak mandiri," pungkas Beny.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/beny-setyawan-merawat-ayam-jago-impor-magetan-dfh.jpg)