Berita Boyolali Terbaru
Kronologi Buruh Bangunan di Boyolali Tewas Tersetrum di Proyek Perluasan Bangunan Karaoke
Warga Kemiri, Mojosongo dihebohkan meninggalnya buruh bangunan di proyek perluasan karaoke.
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Warga Kemiri, Mojosongo, Boyolali dihebohkan meninggalnya buruh bangunan di proyek perluasan karaoke.
Korban berinisial SK (60) warga Desa Bendo, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali.
Kapolsek Mojosongo, AKP Tri Mulyono, menuturkan SK meninggal akibat kecelakaan kerja yakni tersengat aliran listrik pada Kamis (11/11/2021) sekitar pukul 09.30 WIB.
Baca juga: Selama Pandemi, Penggunaan Listrik di Solo Raya Menurun hingga 7 Persen
Baca juga: PLN Sukses Salurkan Kompensasi, Stimulus, dan Subsidi Listrik Rp 63,18 Triliun dari Pemerintah
"Korban ini bekerja sebagai buruh bangunan," papar dia.
"Mereka melakukan perluasan bangunan karaoke. Pengerjaan sudah berjalan kurang lebih 1 bulan," kata dia, Jumat (12/11/2021).
Kapolsek menjelaskan kronologi kejadian itu. Kebetulan, tempat korban SK bekerja berdekatan dengan Travo Tiang Listrik milik PLN.
SK yang saat itu selesai memaku, kemudian korban tiba-tiba berdiri. Nahas, kepala korban mengenai kabel listrik PLN.
Baca juga: Truk Tertimpa Tiang Listrik Ambruk saat Cuaca Ekstrim di Polanharjo Klaten, Tidak Ada Korban Jiwa
Seketika korban terpental dan jatuh dari ketinggian kurang lebih 5-6 meter. Akibatnya kepala korban membentur lantai yang membuat korban meninggal dunia di tempat.
"Korban mengalami luka bakar di kepala sampai tengkuk dan kaki. Selain itu, telinga dan hidung mengeluarkan darah," terang dia.
Pihaknya yang saat itu menerima laporan kemudian mendatangi TKP bersama tim medis untuk mengevakuasi korban ke RSPA Boyolali untuk Pemulasaran. (*)