Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Pesan Lukman Hakim Saifuddin ke UIN RM Said Surakarta : Harus Saling Merawat, Demi Besarkan Kampus

Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta alumni kampus berperan aktif dalam mengenalkan UIN RM Said Surakarta yang kini beralih status.

TribunSolo.com/Fristin Intan Sulistyowati
Mantan Mentri Agama Kabinet Kerja Lukman Hakim Saifuddin dan Editor in Chief Tribuntimur Thamzil Thahir dalam seminar di UIN RM Said Surakarta, Minggu (14/11/2021). Keduanya berperan aktif branding alih status kampus. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com,Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin datang ke UIN RM Said Surakarta, Minggu (14/11/2021).

Tampil sebagai pembicara dalam sebuah seminar, Lukman meminta alumni kampus berperan aktif dalam mengenalkan UIN RM Said Surakarta yang kini beralih status.

Baca juga: Mudhofir Kembali Jabat Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta:  Segera Buka Program Studi Baru

Sebagaimana diketahui, UIN RM Said Surakarta beralih status, dari Institusi menjadi Universitas, pada tahun 2021.

Lukman Hakim meminta, agar alumi yang tergabung dalam IKANASKA atau Ikatan Alumni IAIN atau UIN Surakarta, menekankan "rasa kesalingan".

"Perguruan Tinggi dan alumni harus saling membutuhkan, saling merawat, saling menjaga dan saling berbagi ide dan gagasan membangun UIN Surakarta," kata Lukman.

Selain Lukman Hakim, tampil juga sebagai pembicara, Editor in Chief atau Pimpinan Redaksi Tribun Timur, Thamzil Thahir.

Dalam seminar tersebut, Thamzil menekankan pentingnya kampus menjadi tempat belajar etika, bagi para mahasiswa.

Sehingga, etika ini yang nanti digunakan alumni di tempat kerja.

"Para alumni harus menyadari, etika itu bisa dipakai di mana saja seperti halnya berprofesi wartawan, meski berbeda dengan ilmu dasarnya yang dipelajari tentang keislaman, tapi bisa digunakan saat ini (bekerja)," ujarnya kepada TribunSolo.com, Kamis (14/11/2021).

Hal itu juga disampaikan oleh Ketua Ikatan Alumni IAIN atau UIN Surakarta (IKATSA), Muhammad Julianto dan Ketua Pelaksanaan Kegiatan IKATSA.

"Karena sekarang jaringan-jaringan alumi sudah menjadi dasar penilaian setiap kampus, karena jaringan-jaringan sudah memiliki posisi strategis dalam tingkat profesionalisme berkerja," katanya kepada Tribunsolo.com, Kamis (14/11/2021).

IKATSA merupakan para alumni UIN, sejak kampus itu bernama IAIN Walisongo, STAIN Surakarta, IAIN Surakarta hingga kini menjadi UIN RM Said Surakarta.

Terpisah, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Raden Mas Surakarta Syamsul Bakri mengatakan acara ini wujud komunikasi antar alumni dan kampus.

"Seminar dan sarasehan menjadi komunikasi alumi untuk membangun dan meningkatkan peran alumi, rencananya akan dilakukan kembali pada akhir tahun 2021," ujarnya kepada Tribunsolo.com, Minggu (14/11/2021). (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved