Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Libur Nataru, Objek Wisata di Sragen Tetap Buka: Pengunjung Dibatasi 50 Persen

Jelang libur natal dan tahun baru (nataru) pemerintah pusat berencana kembali memperketat mobilitas masyarakat. 

TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
Yusep Wahyudi, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, saat ditemui Rabu (24/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Jelang libur natal dan tahun baru (nataru) pemerintah pusat berencana kembali memperketat mobilitas masyarakat. 

Rencananya akan diberlakukan PPKM Level 3, diseluruh daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Sragen

Salah satu sektor yang akan diperketat ialah tempat wisata.

Baca juga: Kebijakan PPKM Level 3 saat Nataru, Polres Boyolali Siap Terapkan Pembatasan Mobilitas Warga

Baca juga: Antisipasi Gelombang 3 Covid-19 saat Nataru, Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Mudik

Saat ini, objek wisata yang telah dibuka di Kabupaten Sragen ialah Museum Sangiran dan Gunung Kemukus. 

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sragen, Yusep Wahyudi mengatakan tempat wisata tetap akan dibuka saat libur nataru nanti. 

"Kita ikuti aturan dari pemerintah, yang buka saat ini Sangiran dan Kemukus, tetap kita akan buka saat libur nataru," katanya kepada TribunSolo.com, Rabu (24/11/2021).

Baca juga: Libur Nataru, Penumpang Kereta Api di DAOP VI Capai 50.641 Orang, Didominasi Tujuan Kota Ini

Meski dibuka, jumlah pengunjung tetap dibatasi, sebesar 50 persen.

"Ya, tetap dibuka namun pengunjung masih terbatas," ujarnya. 

Khusus di Museum Sangiran, pengunjung yang masuk wajib memindai barcode aplikasi PeduliLindungi. 

"Jika scan PeduliLindungi tidak bisa, ya tidak bisa masuk," katanya. 

Kedepannya, aplikasi PeduliLindungi juga akan diterapkan di Objek Wisata Air Panas Bayanan, di Kecamatan Sambirejo, Sragen. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved