Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Bocoran Aturan PPKM Level 3 Libur Nataru di Sragen : Tak Ada Perayaan Tahun Baru, ASN Dilarang Cuti

Menghadapi libur natal dan tahun baru, pemerintah akan memberlakukan PPKM Level 3 di seluruh wilayah. 

TribunSolo.com/Septiana Ayu
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat ditemui di Kompleks Pemda Sragen, Senin (30/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Menghadapi libur natal dan tahun baru, pemerintah akan memberlakukan PPKM Level 3 di seluruh wilayah. 

Termasuk di Kabupaten Sragen.

Pemberlakuan PPKM Level 3 bertujuan untuk menekan laju penambahan angka covid-19 pasca libur natal 2021 dan tahun baru 2022 mendatang. 

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati membocorkan sejumlah kebijakan yang akan diambil, terkait pemberlakuan PPKM Level 3 nanti.

Baca juga: Rencana PTM 100 Persen Wonogiri Terancam Batal, Terbentur Kebijakan PPKM Level 3 Pemerintah Pusat 

Baca juga: Kebijakan PPKM Level 3 saat Nataru, Polres Boyolali Siap Terapkan Pembatasan Mobilitas Warga

"Yang pertama ASN dilarang cuti, tidak boleh libur, untuk meminimalisir ASN pergi keluar kota," ujarnya kepada TribunSolo.com, Kamis (25/11/2021). 

Pemkab Sragen akan kembali menggandeng Polres Sragen untuk melakukan penyekatan jalan seperti pemberlakuan PPKM darurat beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Polres Sragen mendirikan posko penyekatan di dua titik, yakni di gerbang exit tol Sragen dan di dekat exit tol Sragen Timur.

Baca juga: Tiga Bulan Pelonggaran PPKM, Angka Kecelakaan di Boyolali Meningkat 7,5 Persen, Total Ada 227 Kasus

Guna menghalau pengendara dari luar kota yang akan memasuki Kabupaten Sragen, apabila tidak memiliki persyaratan perjalanan yang lengkap. 

Selain itu, Bupati Yuni menegaskan Pemkab Sragen tidak akan menggelar kegiatan atau perayaan di malam pergantian tahun baru. 

"Diharapkan muspika kecamatan hingga tingkat desa menyisir kegiatan di daerah masing-masing, agar tidak juga ada kegiatan maupun perayaan di malam pergantian tahun," jelasnya.

Baca juga: Capaian Vaksinasi Lebih dari 70 Persen, Pemkab Sragen Berharap Level PPKM Turun: Bisa Level 1

Bupati Yuni juga tidak menutup kemungkinan akan kembali mematikan lampu di alun-alun mulai tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

"Bisa dilakukan (mematikan lampu alun-alun) agar tidak ada kerumunan," ujarnya. 

Terkait objek wisata masih akan tetap dibuka namun terbatas. 

"Seperti Sangiran masih dibuka namun terbatas, sedangkan Bayanan yang akan melakukan uji coba pembukaan diperbolehkan," pungkasnya. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved