Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Gibran Ditantang Berani Stop Daging Anjing di Solo, Pasca Bos Daging Anjing Disikat di Sukoharjo

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo ditantang tegas dalam menangani warung olahan daging anjing.

TribunSolo.com/Erlangga Bima-Istimewa
Nasib GTS (40) asal Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen yang disikat Polres Sukoharjo saat jumpa pers bersama Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho, Kamis (25/11/2021). Penampakan anjing-anjing yang akan jadi santapan. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo yang kini dipimpin Gibran Rakabuming Raka ditantang tegas dalam menangani warung olahan daging anjing.

Pecinta hewan yang tergabung dalam Relawan Dog Meat Free Indonesia (DMFI), Shiela Rachmaputri memberikan apresiasi kepada Polres Sukoharjo.

Pasalnya kata dia, berhasil menyelamatkan anjing yang akan jadi santapan rica-rica di Kartasura, Sukoharjo pada Rabu (24/11/2021) lalu.

Ada 53 anjing, yang sedianya akan dijagal untuk kebutuhan konsumsi yang berhasil diselamatkan.

"Setiap harinya, ada sekitar 30 ekor anjing yang dieksekusi untuk konsumsi di Solo Raya ada 85 warung," katanya di Polres Sukoharjo, Senin (29/11/2021).

Dari sebarannya kara dia, warung olahan daging anjing banyak berada di Kota Solo, sehingga dia meminta agar pemkot bertindak tegas.

"Kami harap Pemkot Solo tegas, stop anjing masuk ke Solo untuk konsumsi," ujarnya.

"Kan kita gak tahu riwayatnya, apakah dagingnya sehat apa enggak," imbuhnya.

Untuk meminta ketegasan ini, pihaknya akan mencoba melakukan mediasi dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Baca juga: Viral Dua Driver Ojol Bocengan Gara-gara Motornya Dipinjam Penumpang, Terungkap Alasan di Baliknya

Baca juga: Bos Daging Anjing Disikat di Sukoharjo, DMFI Tantang Solo Berani : Ada 83 Warung Masih Beroperasi

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved