Berita Wonogiri Terbaru

PPKM Level 3 Batal, Terminal Tipe A Giri Adipura Menggeliat, Wonogiri Berpotensi Diserbu Pemudik

Jelang momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) jumlah penumpang keberangkatan di Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri perlahan naik.

Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/ERLANGGA BIMA
Pintu Keberangkatan di Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Kebijakan pembatalan  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 membuat aktivitas Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri kembali menggeliat.

Jelang momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) jumlah penumpang keberangkatan di Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri perlahan naik.

Koordinator Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri, Agus Hasto Purwanto menuturkan, berdasarkan catatannya, akhir-akhir ini jumlah penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP) melonjak.

Baca juga: Harga Minyak Goreng, Cabai, dan Telur di Boyolali Naik Jelang Nataru, Bupati Said: Masih Wajar

Baca juga: Jateng Jadi Tujuan Mudik Terbesar di Indonesia, Dinkes : Apapun Level PPKM, Prokes Jalan

Dia menjelaskan, sejak awal bulan Desember hingga Minggu (12/12/2021) total jumlah penumpang keberangkatan ada 27.539 orang.

"Belakangan ini, jumlah penumpang keberangkatan tinggi. Dalam satu hari saja, jumlahnya bisa diatas dua ribu penumpang," terang Agus, Senin (13/12/2021).

Menurut perkirakannya, alasan melonjaknya jumlah penumpang keberangkatan akhir-akhir ini disebabkan oleh beberapa hal.

Seperti misalnya, puluhan ribu perantau itu kembali ke tempat perantauan usai menghadiri acara hajatan keluarga di kampung halaman.

Paling baru, pada Minggu (12/12/2021) kemarin, jumlah penumpang keberangkatan mencapai 2.829 orang, tertinggi selama bulan November hingga sekarang.

Meskipun jumlah penumpang keberangkatan naik, untuk penumpang kedatangan setiap harinya tak sampai 2.000 orang.

Atas dasar itu, Agus menduga alasan banyaknya jumlah penumpang keberangkatan dikarenakan mendatangi acara hajatan sanak keluarga.

Alasan lain, kata dia, banyak masyarakat Wonogiri yang menuju kota-kota besar untuk mencari pekerjaan.

"Kalau lihat data biasanya kedatangan ramai menjelang weekend. Minggu atau Senin, biasanya banyak keberangkatan. Tapi nyatanya belakangan ini banyak yang berangkat," ujarnya.

Dengan begitu, hingga saat ini disinyalir tidak terjadi mudik dini yang dilakukan para perantau dari kota-kota besar.

Terlebih, saat ini waktu tempuh perjalanan saat ini dengan bus semakin cepat.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved