Berita Sukoharjo Terbaru
Bikin Geleng-geleng, Kantor Pengadilan Agama Sukoharjo Diserbu Ular Korba, Sudah 5 Ekor Ditemukan
Ternyata ular kobran yang ditemukan di kantor Pengadilan Agama (PA) Sukoharjo sudah sebanyak lima ekor.
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Asep Abdullah Rowi
Meski masih merasa waswas, Anggit terap bekerja seperti biasa setelah dipastikan tak ada ular lain yang ditemukan.
"Tapi tetap waspada, lihat sekitar dulu sebelum duduk," ucapnya.
Dari lingkungannya sendiri, kantor PA Sukoharjo memang berdekatan dengan areal persawahan dan saluran irigasi, yang menjadi habitat utama ular.
Sehingga tidak heran, jika ular sering ditemukan di kawasan tersebut.
Menurut pawang ular yang dipanggil, Sudarsi, ular diperkirakan masuk lewat gorong-gorong.
Sehingga dia meminta saluran air di PA Agama untuk diberi penutup.
"Kami belum bisa memastikan apakah ularnya memang bersarang disini atau tidak. Tapi kalau indukannya belum ketemu, bisa jadi hal seperti ini terus berlanjut," jelas dia.
Heboh Kobra di Klaten
Warga Klaten dikejutkan dengan penemuan 41 ekor ular kobra di bangunan sekolah menengah pertama (SMP) di Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa (14/2/2021).
Maraknya penemuan ular di sejumlah wilayah belakangan ini ,lantaran pada Oktober hingga Desember merupakan masa tetas ular.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Relawan Reaksi Cepat Tanggap Darurat (RCTD) Klaten Timu, Eko Santoso.
Ia menjelaskan cuaca hujan seperti sekarang menjadi salah satu faktor penyebab ular berkembang biak di Klaten.
Baca juga: Cara Mencegah Ular Berbisa Masuk Rumah saat Musim Hujan: Jaga Kebersihan Agar Kondisi Tak Lembap
Baca juga: Viral Seorang Wanita Bawa Stroller Bayi Tapi Isinya Ular, Ternyata untuk Menghibur Pengunjung
"Tergantung cuaca, biasanya masa tetas telurnya setahun dua kali," ucap Eko kepada TribunSolo.com.
Selain itu, kondisi sawah sekitar habitat ular biasanya sedang memasuki masa tanam, jadi besar kemungkinan ular tersebut berpindah dan mencari lokasi baru.
"Mungkin karena habitatnya terusik karena sawah kanan kirinya sedang masa tanam. Jadi mungkin terusik terus masuk ke SMP," terang Eko