Berita Klaten Terbaru
Warga Sidorejo Klaten Protes Jalan Rusak Parah, Bupati Sri Mulyani Janji Tahun Ini Diperbaiki
Kesabaran warga Desa Sidorejo sepertinya sudah mentok, apalagi melihat jalan desa mereka yang rusak parah dan tak kunjung ada perbaikan.
Penulis: Ibnu Dwi Tamtomo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Kesabaran warga Desa Sidorejo sepertinya sudah mentok, apalagi melihat jalan desa mereka yang rusak parah dan tak kunjung ada perbaikan.
Akibatnya warga membuat spanduk protes untuk Bupati Klaten, Sri Mulyani.
Spanduk tersebut terbentang 27 meter di Jalan Deles Indah, Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Klaten, Sabtu (1/1/2022).
Warga di lereng Gunung Merapi tersebut merasa menjadi warga tiri di Klaten, karena jalan rusak tersebut tidak kunjung diperbaiki oleh Pemkab Klaten.
Baca juga: Warga Klaten Curhat ke DPRD, Maraknya Penambang Pasir Ilegal,Bikin Jalur Evakuasi Merapi Cepat Remuk
Baca juga: Protes Jalan Rusak, Warga Deles Geruduk DPRD Klaten: Minta Jalur Evakuasi Merapi Segera Diperbaiki
Padahal, jalan tersebut sangat vital bagi warga setempat.
Pasalnya, jalan itu menjadi jalan evakuasi satu-satunya warga setempat, bila Gunung Merapi meletus.
Sukiman, warga Dukuh Mbangan, Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Klaten mengungkapkan, spanduk itu diharapkan bisa membuat Bupati Klaten Sri Mulyani tersindir, hingga bisa memperbaiki jalan tersebut.
"Berharap kalau simbok (Bupati) ke sini dan melihat anak tiri seperti ini biar cepat dilakukan (perbaikan jalan),".
"Karena ini menyangkut nyawa manusia, hubungannya dengan Bencana Merapi," ucap Sukiman.
Dia menekankan bahwa jalur ini sangat penting karena menjadi jalur evakuasi bencana.
Terlebih, saat ini Gunung Merapi masih berstatus siaga level 3.
"Sekarang (Gunung Merapi) sedang (berstatus) siaga, mungkin sebentar lagi menjadi awas. Kalau status turun, Alhamdulillah. Kalau status jadi awas, kita harus lewat jalan ini," tegasnya.
Meskipun ada jalur alternatif untuk evakuasi, dia menilai bahwa semakin banyak jalur alternatif akan semakin mempermudah proses evakuasi.
"Kalau warga sedang di hutan kan lewatnya tetep di jalan ini," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/jalan-kemalang-evakuasi-merapi-klaten.jpg)