Breaking News:

Simak, Berkas yang Harus Disiapkan untuk Mengurus Perceraian yang Diajukan Suami, Pakai Buku Nikah

Berikut Berkas yang harus disiapkan untuk mengurus perceraian yang diajukan Suami.

Penulis: Tribun Network | Editor: Eka Fitriani
Tribun Bali/Prima
Ilustrasi perceraian. 

TRIBUNSOLO.COM - Saat ini mengurus perceraian dapat dilakukan dilakukan dengan berbagai cara.

Namun, bagi masyarakat awam pasti masih bingung dengan prosedurnya terlebih ada beberapa berkas yang harus dilengkapi.

Berikut persyaratan yang harus dipenuhi untuk perceraian cerai talak atau perceraian yang diajukan oleh suami.

Baca juga: Cara Mengurus Surat Jual Beli Tanah, Siapkan Dokumen Berikut Ini

Baca juga: Cara Mengurus KK Bagi Pengantin Baru, Berikut Syaratnya dan Biaya Gratis

Persyaratan

1. Surat Pengantar dari Kelurahan (sesuai dengan KTP

2. Surat Keterangan Domisili yang diketahui oleh Kelurahan, jika tempat kediaman/domisili berbeda dengan KTP

3. Fotokopi KTP (1 lembar, Kertas A4) bermaterai Rp 6.000,- dan di Cap di Kantor POS Besar Gladak (LEGES)

4. Fotokopi Akta Nikah / Buku Nikah / Duplikat Buku Nikah (jika menggunakan Duplikat Buku Nikah) (1 lembar, kertas A4) bermaterai Rp 6.000,- dan di Cap di Kantor POS Besar Gladak (LEGES). Pada saat mendaftar di Pengadilan Agama Surakarta, BUKU NIKAH ASLI / DUPLIKASI ASLI MOHON DIBAWA

5. Fotokopi Kartu Keluarga (KK) 1 lembar

6. Surat Permohonan Cerai, di copy 8x dengan kertas A4, dan filenya diketik dalam bentuk file Word (doc, docx) dan di burning ke dalam CD atau silakan membawa flashdisk untuk dicopy. Surat Permohonan dapat dibuat melalui POSBAKUM di Pengadilan Agama Surakarta atau bisa juga dibuat melalui gugatanmandiri.badilag.net/

7. Membayar Panjar Biaya Perkara. Biaya bisa dilihat disini Biaya Panjar Perkara

Baca juga: Cara Mengurus KK Bagi Pengantin Baru, Berikut Syaratnya dan Biaya Gratis

Baca juga: Cara Mengurus Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) Secara Online dan Offline, Simak Syaratnya

Apabila bersamaan Anda berniat untuk mengurus harta bersama atau harta gono gini, maka wajib menyiapkan bukti surat kepemilikannya misalnya:

  • Surat sertifikat tanah (jika sertifikat tana diatasnamakan penggugat atau pemohon)
  • Surat BPKB (Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor)
  • Surat STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) tuk kendaraan bermotor
  • Kuitansi berupa surat jual-beli

Jika dokumen sudah lengkap, pemohon bisa langsung mendaftarkan gugatan cerai ke pengadilan.

Permohonan bisa diberikan baik ke Pengadilan Agama untuk yang beragam islam atau ke Pengadilan Negeri yang berada di wilayah kediaman.

(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved