Berita Boyolali Terbaru
Mitos Ambulans Angker di Banyudono, Disebut Tak Mau Pindah dari Lokasi Parkir, Begini Kata Pemilik
Sebagian masyarakat tentunya tak asing dengan cerita misteri Mobil ambulans di Rest Area B, jalan Solo-Semarang, Banyudono, Boyolali.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI- Sebagian masyarakat tentunya tak asing dengan cerita misteri Mobil ambulans di Rest Area B, jalan Solo-Semarang, Banyudono, Boyolali.
Konon ceritanya, mobil ambulans yang terparkir bertahun-tahun itu ada sosok gaib tak kasat mata.
Beberapa orang pengendara bahkan pernah melihat secara sekilas adanya penampakan gaib di dalam mobil ambulans itu.
Baca juga: Tragis Nasib Pengawal Ambulans Ini, Niat Buka Jalan Malah Terlibat Kecelakaan Maut Tertabrak Truk
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Ambulans PMI Solo Bawa Pasien Vs Daihatsu Ayla, Terjadi saat Hendak Berbelok
Ada juga warga yang melihat sosok hitam di dalam ambulans. Tapi saat dilihat lagi, sosok hitam itu sudah tidak ada lagi.
Cerita aneh juga pernah terdengar jika mobil ambulans tersebut 'tak mau' dipindahkan.
Bahkan berulangkali dipindahkan ketempat lain, namun mobil ambulans tersebut selalu kembali lagi ke tempat semula, yakni di parkiran timur Rest Area B Banyudono, Boyolali itu.
Belum lama ini tersiar kabar adanya pengendara yang entah bagaimana matanya selalu tertuju pada ambulans ini.
Namun, hal itu hanya cerita saja.
Bahkan, Aman (68) warga Dukuh Surolayan, Desa Kwiran, Kecamatan Banyudono sang pemilik mobil ambulans tersebut belum pernah sekalipun melihat atau menyaksikan sendiri penampakan sosok gaib ada di mobil ambulans ini.
Baca juga: Disebut Mobil Dinas yang Halangi Ambulans di Klaten Milik Solo, Gibran Tunggu Permintaan Maaf
"Saya selama puluhan tahun belum pernah melihatnya langsung," ujarnya.
Dia pun dibikin heran dengan cerita-cerita misteri yang ada di masyarakat yang meyakini.
"Saya malah bingung dengan orang - orang itu. Bisa-bisanya percaya dengan hal-hal seperti itu. Saya sendiri malah belum pernah melihatnya," ujarnya.
Ambulans dengan jenis Mitsubishi L300 itu sampai saat ini masih terus dia operasionalkan.
Bahkan mobil keluaran 1994 ini jika tidak ada kegiatan mengantarkan jenazah atau pasien serta korban kecelakaan, tetap dihidupkan.
"Setiap dua hari sekali selalu saya panaskan. Saya hidupkan 5-10 menit," katanya.
Baca juga: Kisah Mujiyani Sentuh Hati AKP Marwanto, Satlantas Wonogiri Fasilitasi Ambulans untuk Berobat
Dia mengaku tak berniat untuk menjual ambulans tua ini.
Meski ambulans sudah tua, namun masih bisa untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, seperti mengantarkan korban kecelakaan lalu lintas di jalan Solo-Semarang.
"Tidak saya jual. Biar begini bisa untuk membantu masyarakat," ucapnya.
Dia mengaku ambulans ini sudah melalang buana kemana-mana.
Antara lain ke Bogor, Ngawi dan kota-kota lainnya.
"Kalau Solo Raya ini sudah sering berkali-kali," imbuhnya. (*)