Berita Solo Terbaru
Berawal Dari 2 Orang Sakit Demam, 26 Relawan PMI & AKBARA Solo Positif Covid-19, Kini Dikarantina
Puluhan mahasiswa Poltek Akademi Teknologi Bank Darah (AKBARA) Solo dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Puluhan mahasiswa Poltek Akademi Teknologi Bank Darah (AKBARA) Solo dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.
Mereka dinyatakan positif Covid-19 setelah menjadi relawan korban erupsi Semeru di Kabupaten Lumajang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunSolo.com, awalnya 26 relawan yang terdiri dari mahasiswa D4 Manajemen Penanggulangan Bencana (MPB) dan pendamping dari PMI Solo melakukan perjalanan ke Lumajang, Kamis (27/1/2022).
Mereka datang ke Lumajang dengan tujuan membangun hunian sementara (huntara) untuk warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang.
Namun beberapa hari yang lalu, ada dua mahasiswa yang sakit di sana.
Setelah dicek swab antigen, hasil kedua mahasiswa tersebut menunjukkan positif.
Pasca kejadian tersebut 26 relawan tersebut dikembalikan ke Solo dan dilakukan karantina mandiri, Minggu (6/2/2022) malam.
Baca juga: Sempat Vakum 5 Tahun, Liga Basket Solo 2022 Digelar 19 Februari, Gibran : Yang Penting Prokes Ketat
Baca juga: Acara Hiburan dan Bazar di Kawasan Kediaman Mantan Wali Kota Solo FX Rudy Dihentikan, Ini Alasannya
Mereka kemudian dicek PCR, dan hasilnya 26 relawan tersebut dinyatakan positif.
Ketua Yayasan AKBARA Solo Sumartono Hadinoto membenarkan ada 26 mahasiswa dan pendamping AKBARA Solo terpapar Covid-19 saat menjadi relawan erupsi Gunung Semeru.
"Iya, awalnya ada 2 relawan dari AKBARI Solo sakit, kemudian di swab Antigen ternyata positif, " kata Sumartono kepada TribunSolo.com, Kamis (10/2/2022).
Sumartono mengatakan saat kembali dari Luamjang, 26 relawan tersebut dilakukan PCR oleh pihak Puskesmas terkait.
Selain itu, tutur dia, 26 relawan tersebut telah melakukan isolasi setelah tiba ke solo.
"Minggu malam kami jemput ke solo, kami karantina sementara semua, 2 orang dilakukan isolasi di lantai 3, 24 orang dilakukan isolasi di lantai 2," ungkap Sumartono.
Dia menjelaskan dua mahasiswa yang sebelumnya kondisi demam, kini membaik.
Sedangkan 24 orang lainnnya dalam keadaan orang tanpa gejalan (OTG).
"Meski kondisi fisik sudah membaik, namun kami tetap meminta mereka untuk jalan isoman 2 Minggu di Gedung AKBARA," pungkas Sumartono. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-gambar-virus-corona.jpg)