Berita Boyolali Terbaru

Mudik Lewat Boyolali, Ini Tiga Titik Rawan Kecelakaan Lalu Lintas di Tol Semarang-Solo 

Pemudik yang melintasi jalan Tol Semarang -Solo sebaiknya lebih berhati-hati saat memasuki wilayah Boyolali.

Tayang:
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Dok Satlantas Boyolali
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tol Semarang-Solo, tepatnya di Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jumat (20/8/2021) sore menjelang petang. 

 Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Pemudik yang melintasi jalan Tol Semarang -Solo sebaiknya lebih berhati-hati saat memasuki wilayah Boyolali.

Sebab di tol sepanjang 32 km yang melintang dari barat ke timur Boyolali itu ada tiga titik yang masuk kategori rawan kecelakaan.

Di jalur A (Semarang-Solo) KM 484-485 merupakan titik rawan kecelakaan.

Baca juga: Bakal Bebas Macet, Inilah Penampakan Palang Joglo Solo Setelah Rel Layang Selesai Dibangun

Baca juga: Aksi Mahasiswa di Flyover Purwosari Solo Hari Ini, Lalu Lintas Sempat Macet  

Jalan tol yang masuk wilayah Desa Kiringan-Brajan Boyolali itu masuk tingkat rawan 1.

Lalu di KM 475-479 di wilayah Ngargosari-Kiringan masuk tingkat rawan II.

Sedangkan, untuk jalur B (Solo-Semarang) titik rawan kecelakaan ada di KM 485-479.

Baca juga: Mesin Ngadat, Penyebab Sepur Kluthuk Jaladara Mogok di Purwosari Sampai Bikin Jalanan Macet

Titik itu masuk kategori rawan tingkat III.

Kasatlantas Polres Boyolali, AKP Yuli Anggraeni  meminta  kepada pengguna jalan tol untuk hati-hati dan waspada.

 Khususnya saat turun hujan, mengantisipasi adanya genangan air di jalan tol yang bisa menyebabkan terjadinya aquaplaning.

 Selain itu, juga mewaspadai jangan sampai mengendarai mobil dalam kondisi lelah dan mengantuk.

Baca juga: Jelang Libur Nataru, Pemkot Solo Petakan Titik Rawan Macet: Tak Ada Putar Balik Kendaraan

"Selain itu kami juga menyiagakan tim dan kendaraan derek untuk mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan," kata Yuli, Selasa (19/4/2022).

Kemudian untuk mengurangi kemacetan, tim pengurai kemacetan juga disiagakan di tiga lokasi.

Yakni Ampel, Exit Tol Mojosongo dan Pertigaan Bangak.

“Setiap tim pengurai dibekali kendaraan operasional lengkap. Ada sepeda motor dan mobil,” pungkas Yuli. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved