Berita Terbaru Wonogiri

Wonogiri Historical Trip, Ajak Wisatawan Mengenang Perjalanan Raden Mas Said alias Mangkunagoro I

Wonogiri Historical Trip bisa menjadi pilihan bagi wisatawan yang hendak berlibur ke Wonogiri dan menyukai sejarah. Cerita Mangkunagoro I digali jauh

Tribunsolo.com/Erlangga Bima Sakti
Wisatawan antusias mengikuti Wonogiri Historical Trip, Minggu (15/5/2022).  

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti 

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Tak bisa dipungkiri, berdirinya Kabupaten Wonogiri tidak lepas dari perjalanan dan perjuangan Raden Mas Said atau Mangkunegara I

Banyak tempat bersejarah di wilayah Wonogiri yang dulunya merupakan petilasan ataupun basis perjuangan Raden Mas Said

Paguyuban Duta Wisata Wonogiri (Pandawagiri) menggelar Wonogiri Historical Trip pada Minggu (15/5/2022).

Baca juga: Wonogiri Dibanjiri Pemudik Saat Lebaran, Bupati Jekek Klaim Kasus Covid-19 Masih Terkendali 

Wisatawan diajak untuk mengenang perjalanan Raden Mas Said di Wonogiri

Ketua Pelaksana, Yusuf Salsa Aji Syah Widodo, menuturkan peserta diajak mengunjungi enam tempat bersejarah yang berhubungan erat dengan berdirinya Wonogiri

Seperti Tugu Sasana Pusaka Selogiri, Makam Raden Ayu Matah Ati, Prasasti Nglaroh, Sendang Siwani, Sendang Sinangka dan Watu Kosek. 

"Di enam destinasi itu, peserta mendapatkan penjelasan tentang sejarah Wonogiri," kata dia, kepada TribunSolo.com. 

Dia menjelaskan, setidaknya ada 35 peserta yang mengikuti kegiatan Wonogiri Historical Trip.

Baca juga: Diduga Depresi, Wanita Muda di Wonogiri Lakukan Percobaan Bunuh Diri: Hendak Lompat dari Jembatan

Di setiap destinasi, para peserta mendapatkan penjelasan oleh budayawan. 

"Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, ibu-ibu, pelajar maupun mahasiswa, guru dan lain sebagainya," jelasnya. 

Mulyanto Sekar, salah seorang budayawan yang menjadi narasumber, menuturkan kegiatan tersebut menurutnya sangat penting digelar. 

Tujuannya, generasi muda saat ini agar tidak melupakan dan mengetahui bagaimana sejarah dari tempat tinggalnya, yakni Wonogiri. 

Baca juga: Pedagang Sapi Diminta Perhatikan Kesehatan Ternak, Jekek Akan Tutup Pasar Hewan Jika Ada Temuan PMK

Baca juga: Selama Lebaran, Angka Kecelakaan di Wonogiri Naik 65 Persen: Ada 2 Korban Meninggal Dunia 

Terlebih, apabila masyarakat sudah mengetahui sejarah, mereka akan lebih mencintai Wonogiri dan membawa Wonogiri ke level lebih tinggi.

Dia berharap, kegiatan tersebut menjadi rutinitas dan selalu dikembangkan. 

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved