Pernikahan Adik Jokowi di Solo
Ini Pria Beruntung yang Mendekor Pernikahan Adik Jokowi dan Ketua MK di Solo : Konsepnya Jawa Klasik
Pernikahan Ketua MK, Anwar Usman dengan Idayati adik Presiden Joko Widodo (Jokowi) tinggal menghitung hari yang akan digelar Kamis (26/5/2022).
Penulis: Tara Wahyu Nor Vitriani | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tara Wahyu NV
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pernikahan Ketua MK, Anwar Usman dengan Idayati adik Presiden Joko Widodo (Jokowi) tinggal menghitung hari yang akan digelar Kamis (26/5/2022).
Terungkap, untuk urusan dekorasi dalam pernikahan di Graha Saba Buana Solo dipercayakan kepada Asmoro Dekorasi.
Sang dekorator sendiri merupakan langganan dari keluarga Jokowi.
Pemilik Asmoro Dekorasi, Ranu Asmoro membeberkan, pernikahan Ketua MK Usman dengan Idayati akan mengangkat konsep pernikahan Jawa klasik.
Bahkan dia sempat menunjukkan model dekorasi nantinya yang akan dipasang.
"Pakai Jawa klasik, konsep ini sarat nilai budaya adiluhung, sebagai sebuah ibadah batin manusia," kata dia kepada TribunSolo.com, Senin (23/5/2022).
Selain itu, kata dia, konsep Jawa klasik merupakan solusi berbagai permasalahan artistik.
"Sanggup mengharmonikan kekayaan budaya yang adiluhung dari berbagai daerah menjadi satu kekayaan budaya Nusantara yang penuh nilai filosofis," ujarnya.
Ranu menjelaskan, nantinya dekorasi panggung berbentuk rumah limasan yang identik dengan Jawa Tengah.
"Selain itu juga akan ada gunungan dan wayangan, nanti wayangan ada di depan pintu masuk," jelas dia.
Baca juga: Jelang Pernikahan Adik Jokowi dengan Ketua MK Anwar Usman, Hotel di Solo Mulai Dibanjiri Pemesan
Baca juga: Alasan Ketua MK Anwar Usman Datang ke Solo : Ke KUA Banjarsari, Halal Bihalal & Panggilan Idayati
Menurut dia, wayangannya bergambar Kamajaya dan Kamaratih yang bersimbol keabadian dan kesetiaan.
"Kenapa enggak arjuna, ya karena arjuna nikahnya berulang kali," terangnya.
Rani mengungkapkan, untuk persiapan dekorasi tinggal melakukan set-up di Graha Saba Buana.
"Kita sudah mulai memasukkan untuk set-up," ungkapnya.
Lebih lanjut dia menambahkan, untuk prosesi pernikahan adik Jokowi tidak ada midodareni hanya akad nikah dan resepsi.
"Enggak ada midodareni, tapi nanti adat yang sakral ada saat acara," ungkapnya.
Mengundang 800 Tamu
Keluarga besar Presiden Joko Widodo (Jokowi), akan menggelar acara pesta pernikahan Idayati (adik Jokowi) dan Ketua MK Anwar Usman, Kamis (26/5/2022).
Sejumlah institusi, mulai polisi, TNI, sampai Dishub pun sampai turun tangan mengatur acara pernikahan yang menyebar undangan untuk 800 nama itu.
Baca juga: Pernikahan Ketua MK Anwar Usman dengan Adik Jokowi, KUA Siapkan Dua Bahasa untuk Ijab Kabul
Di antara persiapan polisi adalah menyiapkan rekayasa lalu lintas dan kantong parkir.
Kapolres Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, untuk tamu undangan yang datang nanti sistemnya drop in, semua pengantar hanya sampai pagar pintu Gedung Graha Saba Buana Solo.
"Sembilan kantong telah kita siapkan. Nanti sistemnya adalah drop in untuk tamu undangan," katanya, Jumat (20/5/2022).
Sopir atau pengantar, kemudian akan diarahkan ke kantong parkir yang telah disiapkan.
Pemberlakuan kantong-kantong tersebut akan dilakukan pas hari pelaksanaan atau hari-H.
Hanya saja untuk waktu atau jamnya mulai kapan akan ditentukan dalam rapat koordinasi Pam Wil VVIP di Makorem.
"Ini mulai hari-H. Nanti akan kita tentukan dalam rakor Pam Wil VVIP untuk jamnya," kata Ade.
Untuk personel yang disiapkan buat pengamanan ada sekitar 785 personel.
Nanti ada juga dari TNI, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, dan unsur pengaman lainnya.
"Jadi intinya kita ingin semua kegiatan bisa tercover. Karena di situ juga ada pengamanan giat VVIP dan itu ranahnya Korem maupun pengamanan kegiatan masyarakat," sambung dia.
Saat hari pernikahan Idayati dan Anwar Usman, akan dilakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah jalan.
Pertama di Simpang Girimulyo atau Jalan Ahmad Yani, di mana untuk semua kendaraan berat akan diarahkan lurus ke arah Terminal Tirtonadi.
Sampai di depan terminal, belok kiri menuju Jembatan Keris dan Palang Joglo.
"Ini untuk mengurangi beban lalu lintas di depan Gedung Graha Saba Buana atau sepanjang Jalan Letjen Suprapto," ungkapnya.
Yang kedua, mengalihkan arus kendaraan kecil yang akan menuju Jalan Letjend Suprapto diarahkan belok kanan ke Jalan Mangunsarkoro hingga tembus Simpang Lima Komplang.
Informasi yang diterima TribunSolo.com, Jalan Letjen Suprapto juga akan ditutup untuk warga sipil.
Hanya undangan yang boleh melintas di jalan tersebut, di jam menjelang dan berlangsungnya acara pernikahan.
Nanti juga akan diperlakukan one way atau satu arah dari selatan menuju utara mulai dari simpang Sate Dahlan di sepanjang Jalan Letjen Suprapto.
Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Hari Prihatno mengatakan memang ada beberapa lokasi yang disiapkan untuk parkir.
Itu seperti di Sumber, belakang SPBU Jalan Mangunsarkoro, halaman sekolah di Banyuanyar.
"Sistem tamunya itu di drop, kendaraan parkir di kantong parkir yang disediakan. Nanti pas pulang di jemput di lokasi. Kemarin sudah dirapatkan dengan Polres," jelas dia.
Hari menambahkan, nanti tidak ada bus yang antar jemput di tempat parkir seperti saat pernikahan Gibran dan Kahiyang.
Karena pertimbangannya tamunya tidak banyak, tidak seperti yang dulu. (*)