BREAKING NEWS
BREAKING NEWS: Sedang Bekerja di Persawahan, Kakek di Nguter Sukoharjo Tewas Tersambar Petir
Peristiwa nahas menimpa seorang kakek berusia 65 tahun di Kecamatan Nguter Sukoharjo. Kakek tersebut meregang nyawa usai tersambar petir saat bekerja
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Peristiwa nahas menimpa seorang kakek berusia 65 tahun di Kecamatan Nguter Sukoharjo.
Kakek tersebut bernama Yn (65) warga Dusun Brahu, Desa Celep Nguter. Kakek tersebut meregang nyawa usai tersambar petir saat bekerja di persawahan di wilayah setempat.
Baca juga: Petani Asal Klaten Ditemukan Meninggal Dunia di Sukoharjo, Ditemukan Dalam Posisi Tengkurap
Baca juga: Fakta Khilafatul Muslimin di Solo, Sukoharjo, Klaten & Karanganyar : Rekrut Orang Dekat Sejak Lama
Kapolsek Nguter, AKP Maryana mengatakan, peristiwa yang menewaskan korban itu terjadi pada Senin (13/6/2022) sekitar pukul 11.30 siang.
"Kejadiannya tadi siang sekitar pukul 11.30, tadi ada petir yang cukup keras sebelum turun hujan," kata dia, kepada TribunSolo.com, saat dihubungi via telepon.
Menurut AKP Maryana, kejadian tersebut bermula saat korban sedang bekerja di persawahan.
Baca juga: Teka-teki Pencuri Brio di Sukoharjo Terjawab: Pelaku Jual Mobil Sangat Murah, Hanya Rp15 Juta
Saat itu, tiba-tiba ada petir yang cukup keras menyambar di lokasi kejadian.
Malangnya, petir tersebut menyambar korban yang sedang bekerja.
Adapun di lokasi kejadian ada warga lain yang juga sedang bekerja di sawah.
"Tersambar dan langsung meninggal di tempat. Di lokasi ada saksi yang juga sedang bekerja. Korban hanya satu atas nama Yn, yang bersangkutan adalah petani," terang dia.
Baca juga: Kecelakaan, Mobil Pajero dan Motor Beat Terbakar di Pinggir Jalan Solo Baru Sukoharjo
Baca juga: Perahu Gethek Masih Jadi Pilihan Warga Solo & Sukoharjo Seberangi Bengawan Solo, Cuma Rp2 Ribu
Berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, tubuh korban langsung dilakukan evakuasi dan rencananya langsung dimakamkan di pemakaman wilayah setempat.
(*)