Liputan Haji 2022

Mendekati Keberangkatan, JCH Wonogiri Diimbau Batasi Pertemuan: Penularan Covid-19 Mengintai

JCH Wonogiri diminta untuk membatasi pertemuan dengan orang banyak jelang keberangkatan ke tanah suci. Sebab kasus Covid-19 kembali melonjak

Tayang:
TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
Pembekalan calon jamaah haji Wonogiri beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Mendekati waktu keberangkatan, jamaah calon haji (JCH) Wonogiri diminta untuk memperhatikan kondisi kesehatan.

Kepala Kantor Kemenag Wonogiri, Anif Solikhin, menuturkan, JCH Wonogiri masuk dalam kloter 41.

Mereka akan diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan (AHD), Ngemplak Boyolali pada 30 Juni mendatang.

Baca juga: Jamaah Haji Indonesia Wajib Tahu, Ini 2 Kebijakan Baru soal Jatah Konsumsi Haji di Tanah Suci

Baca juga: Info Haji 2022: Syarat Hasil Negatif PCR Ganjal JCH Asal Bantul Ikut Rombongan Kloter 19 ke AHD

"Kita juga sudah imbau, agar calon jamaah haji itu betul-betul menjaga kesehatan apalagi mendekati berangkat," kata dia, kepada TribunSolo.com, Jumat (17/6/2022).

Misalnya, 10 hari mendekati keberangkatan.

Sebisa mungkin JCH diminta mengurangi atau sebisa mungkin menghindari aktivitas yang menyebabkan perkumpulan orang banyak.

Sebab, para calon jamaah haji itu akan menjalani tes Covid-19.

Apabila ternyata positif terpapar virus corona, maka keberangkatannya akan kembali tertunda.

Informasi yang diterima pihaknya, beberapa waktu lalu juga sempat ada beberapa JCH kloter awal yang tertunda keberangkatannya karena positif Covid-19.

Baca juga: Pesan Praktisi Haji untuk Jamaah Lansia : Jaga Kondisi, Tak Paksakan Salat Jamaah di Masjidil Haram

Baca juga: 6 Hal yang Harus Dihindari Jamaah Haji Indonesia di Tanah Suci: Batas Waktu Makan - Soal Mimisan

"Ini harapan kami. Wonogiri kan masuk kloter hampir terakhir. Kalau nanti sampai terpapar dan tidak ada kesempatan menunggu kloter selanjutnya," jelasnya.

Lalu bagaimana jika ada JCH tertular?

Anif menuturkan, keberangkatannya bisa ditunda, namun pihaknya berharap hal tersebut tidak terjadi.

Dia menambahkan, Kemenag Wonogiri sudah berkoordinasi dengan pemkab terkait pemberangkatan JCH.

Baca juga: Kisah Kakek 64 Tahun Gagal Naik Haji karena Usia, Padahal Sudah Gelar Selamatan dan Diantar Tetangga

Pasalnya, pemberangkatan dan termasuk dengan pemulangan JCH menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Diberitakan TribunSolo.com sebelumnya, 158 JCH Wonogiri dipastikan berangkat ke Tanah Suci tahun ini.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved