Berita Boyolali Terbaru

Kesadaran Peternak Pentingnya SKKH Bagi Sapi Kurban Meningkat: Sudah Ratusan Sapi Kantongi SKKH

Ratusan sapi di Boyolali sudah mengantongi SKKH. Itu menunjukkan kesadaran peternak akan pentingnya SKKH bagi hewan kurban sudah meningkat tajam

Tayang:
TribunSolo.com/Tri Widodo
Pemeriksaan hewan di Pasar Hewan Boyolali di Desa Jelok, Cepogo Boyolali. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Kesadaran peternak sapi untuk memastikan jika ternaknya benar-benar sehat dan layak dijadikan hewan kurban meningkat.

Hal itu terbukti dengan banyaknya peternak yang sudah mengajukan pemeriksaan hewan ke Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali.

Pengajuan SKKH pun dilakukan agar pengiriman hewan kurban, khususnya sapi ke luar daerah lancar.

Baca juga: Cara Mendapatkan SKKH di Boyolali: Hewan Harus Karantina 2 Minggu, Baru Diperiksa Disnakkan

Baca juga: Sekda Boyolali Geram, Ada Laporan Dugaan Kecurangan PPDB SMP: Masuk Zonasi Pakai SKD Kades

Tim medis veteriner Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) Disnakan Boyolali, Diah Ayu Purnamasari mengatakan pemberian SKKH didasarkan pada pemeriksaan fisik.

Mulai dari pengecekan suhu dan fisik.

Meliputi pemeriksaan daerah mulut, hidung, teracak atau kaki dan pemeriksaan umum lainnya.

Seperti mata, telinga, bulu dan sebagainya.

Namun, jika ada suhu tinggi dan mulai terlihat leleran di mulut maka sapi dinyatakan kurang sehat. 

Baca juga: 17 Sapi Didatangkan ke Boyolali Alami Gejala PMK, Terkuak saat Evakuasi Kecelakaan di Jalan Tol

Baca juga: Dua Kali Sapi Bergejala PMK Bisa Masuk Boyolali, Razia Kendaraan Pengangkut Hewan Bakal Digencarkan

"Kalau sudah tampak leleran mulut, kami tidak kami terbitkan SKKH. Surat tersebut baru kita keluarkan kalau hasil pemeriksaan sapi benar-benar sehat,” kata Dyah saat dihubungi TribunSolo.com, Kamis (30/6/2022).

Dia menyebut, sampai saat ini pihaknya sudah menerbitkan sebanyak 45 lembar SKKH.

SKKH itu diperuntukkan untuk ratusan ekor sapi yang sehat setelah diperiksa.

Baca juga: Potret Sapi Mbah Semar, Sapi Jumbo Milik Marmin Warga Dukuh Semaran Boyolali, Bobotnya Hampir 1 Ton

"Perlembar SKKH itu jumlah perekornya bervariasi. Tergantung jumlah muatan peralat angkutnya," kata dia.

"Sementara ini, SKKH dikeluarkan untuk peternak dari Selo, Cepogo, Andong dan Simo," jelasnya.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved