Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Mantan Wali Kota Solo Meninggal

Kenangan FX Rudy dengan Mantan Wali Kota Solo Imam Soetopo, Pernah Pimpin Demo di Balai Kota 

Mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo ternyata memiliki kenangan dengan Imam Soetopo. Menurut dia, Imam adalah sosok pemimpin yang mengayomi.

Penulis: Tara Wahyu Nor Vitriani | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Tara Wahyu Nor Vitriani
Mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menceritakan sosok Imam Soetopo semasa hidup. 

Dia terlihat menahan tangis dalam duka yang mendalam. 

"Dengan ini saya atas nama keluarga menyerahkan jenazah Almarhum Kolonel Inf (Purn) Imam Soetopo kepada pemerintah untuk dimakamkan di TPU Astan Utara Nayu Nusukan, Banjarsari dengan upacara militer," kata Galih dengan terbata-bata.

Jenazah diterima oleh Wali Kota Solo yang menjadi Inspektur Upacara.

Selanjutnya, dilakukan penyerahan akta kematian dan kartu keluarga kepada pihak keluarga. 

Jenazah kemudian dibawa ke peristirahatan terkahir di TPU Astana Utara. 

Karangan Bunga 

Karangan bunga mulai banyak berdatangan di rumah duka mantan Wali Kota Solo, Imam Soetopo, Senin (11/7/2022).

Tepatnya di jalan KS Tubun, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.

 Mantan Walikota Solo pada tahun 1995-1999 Kolonel Inf. Imam Soetopo itu meninggal dunia di usia 81 tahun.

Dari puluhan karangan bunga yang datang, salah satunya berasal dari Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Baca juga: Jadi yang Pertama di Pulau Jawa, Jalan Tol Solo-Jogja Siapkan Jalur Khusus untuk Sepeda

Baca juga: Diduga Lakukan Pencabulan, Salah Satu Direktur PDAM Toya Wening Solo Dicopot Gibran

Sejumlah pelayatpun sudah mulai berdatangan, seperti Sekretaris Daerah Solo Ahyani.

Menurut putri ketiga almarhum, Mustika Kusumaningtyas, rencananya almarhum akan dikebumikan di Astana Oetara, di Nayu, Nusukan, Banjarsari, Solo, Selasa (12/7).

"Jadi bapak rencananya malam ini kita semayamkan di rumah dulu, karena masih menunggu kakak dan adik saya di Jakarta masih perjalanan ke sini," katanya.

Setelah dari rumah duka, jenazah akan dibawa ke Balai Kota Solo untuk prosesi upacara penjabat negara.

"Sesuai protokol karena bapak purnawirawan dan pernah menjabat di Balai Kota, jadi harus kita serah terimakan ke negara. Kami masih koordinasi dengan pihak Korem dan Balai Kota," ujarnya.

Baca juga: Terungkap Alasan Warga Tak Ngadu ke Polisi soal Dugaan Pelecehan Seksual Food Selebgram di Solo

Baca juga: Setelah Heboh Dugaan Pelecehan Seksual Food Selebgram di Solo, Akun Fatalinject Hilang dari Twitter

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved